Minggu, 2 Januari 2011 00:24 WIB Sport Share :

Gol Joe Cole di injury time menangkan Liverpool 2-1 atas Bolton

Liverpool – Gelandang Joe Cole mencetak gol pada masa injury time yang membuat Liverpool menang 2-1 atas Bolton Wanderes, pada pertandingan Premier League, di Anfield, Sabtu (1/1). Liverpool kini duduk di posisi kesembilan dengan 25 poin.

Bermain di kandang sendiri, Liverpool tak mengalami kesulitan mendominasi permainan. Sayang, mereka mengalami masalah dalam penyelesaian akhir.

Pada menit ke-18, misalnya, Fernando Torres dan Maxi Rodriguez bergantian melepaskan tembakan. Sementara eksekusi Torres diblok Jussi Jaaskelainen, tembakan Maxi meleset.

Liverpool kembali mendapatkan peluang beruntun pada menit ke-25, melalui Martin Skrtel dan Glen Johnson. Namun, kedua usaha ini juga mentah di tangan Jaaskelainen.

Bolton sendiri bukannya tak memberikan perlawanan dan ancaman sama sekali. Namun, sama seperti Liverpool, mereka juga bermasalah dengan penyelesaian akhir.

Pada menit ke-21 dan ke-31. misalnya, Matthew Taylor dan Zat Knight bergantian melepaskan tembakan. Namun, tak satu pun mengarah tepat ke gawang Pepe Reina.

Kebuntuan akhirnya pecah, ketika pada menit ke-43, Kevin Davies berhasil menanduk umpan Matthew Taylor  dari tengah kotak penalti, masuk gawang Reina.

Pada waktu tersisa, Liverpool mencoba mengejar ketinggalan. namun, sampai peluit berbunyi panjang, papan skor tetap menunjukkan angka 0-1.

Memasuki babak kedua, Liverpool berinisiatif melakukan serangan. Setelah berusaha sampai menit ke-49, mereka berhasil menyamakan kedudukan, berkat gol Fernando Torres, yang memanfaatkan umpan Steven Gerrard.

Setelah itu, Liverpool mampu meningkatkan permainan mereka. Selain mampu mendikte permainan lawan, mereka juga memperbaiki akurasi umpan dan tembakan. Namun, Jaaskelainen membuat perbaikan itu seakan tak berarti.

Pada menit ke-66, misalnya, Maxi dan Gerrard bergantian melepaskan tembakan akurat ke gawang tim tamu. Namun, kedua usaha itu digagalkan Jaaskelainen.

Dua menit kemudian, Torres, David Ngog, dan Gerrard bergantian mengancam gawang Bolton. Namun, sementara eksekusi Ngog dan Torres diblok Jaaskelainen, eksekusi Gerrard meleset.

Bolton sendiri juga sempat berusaha membalas serangan Liverpool. Pada menit ke-66 dan ke-78, misalnya, Matthew Taylor dan Mark Davis bergantian melakukan eksekusi. Sementara tembakan Taylor meleset, eksekusi Davies bisa ditangkap Reina.

Situasi seperti itu terus berlangsung tanpa solusi, sampai pada masa injury time, Joe Cole membobol gawang tim tamu. Menguasai bola di dalam kotak penalti, ia menembakkan bola masuk ke tengah gawang Jaaskelainen. Bunyi peluit panjang menyusul tak lama setelah gol itu.

Selama 90 menit, Liverpool menguasai bola sebanyak 63 persen dan menciptakan lima peluang emas dari 26 usaha. Adapun, Bolton melepaskan empat tembakan akurat dari 15 percobaan. Kompas.com

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…