Minggu, 2 Januari 2011 09:47 WIB News Share :

Banjir bandang landa Pekalongan, puluhan rumah rusak

Pekalongan--Banjir bandang melanda empat desa di Kecamatan Kedungwuni, Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng).

Bencana tersebut terjadi lantaran tanggul Kali Sengkarang jebol setelah hujan deras yang melanda daerah tersebut.

Keempat desa itu adalah Desa Rowocacaing, Desa Kranji, Desa Pengampon dan Desa Pakis Putih. Selain merendam ratusan rumah, banjir juga merusak puluhan rumah warga.

Bahkan, dua diantaranya ambruk dan hanyut karena diterjang banjir bandang, Minggu (2/1) dini hari.

Salah satu warga Desa Kranji, Tauchid, 45, mengatakan saat dirinya sedang terlelap tidur, tiba-tiba terdengar suara teriakan tetangga yang mengatakan tanggul jebol.

Mendengar teriakan itu dirinya langsung bangun dan mengevakuasi seluruh barang di rumahnya.

“Beruntung saya terbangun sehingga bisa menyelamatkan barang-barang di rumah,” katanya.

Warga yang rumahnya rusak untuk sementara mengungsi di Musala, sedangkan warga lainnya masih terus membersihkan air yang bercampur lumpur yang masuk ke dalam rumah.

Bencana tersebut belum mendapat tanggapan serius dari Pemda setempat. Hingga saat ini, warga hanya berusaha menutup jebolnya tanggul dengan kantong pasir dan peralatan sederhana.

dtc/nad

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…