Sabtu, 1 Januari 2011 15:03 WIB News Share :

15.000 Pengunjung padati Taman Pintar

Yogyakarta–Sekitar 15.000 orang diperkirakan memadati tempat wisata rekreasi edukasi di Yogyakarta, Taman Pintar  pada libur Tahun Baru 2011, Sabtu (1/1).

“Jumlah itu adalah wisatawan yang membeli tiket untuk masuk ke sejumlah wahana, tetapi apabila ditambah dengan wisatawan yang hanya bermain di ‘playground’, jumlahnya bisa mencapai lebih dari 18.000 orang,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kantor Pengelola Taman Pintar Ita Ristanti di Yogyakarta.

Menurut dia, selalu terjadi peningkatan jumlah pengunjung di Taman Pintar hingga mencapai belasan ribu orang, khususnya pada musim liburan seperti Juni dan Juli saat libur sekolah, dan pada Desember yang merupakan libur akhir tahun, dan biasanya bertepatan dengan libur sekolah.

“Juni, Juli dan Desember adalah masa puncak kunjungan wisatawan ke Taman Pintar,” jelasnyanya.

Ia berharap kepadatan kunjungan wisatawan ke Taman Pintar itu  juga akan terjadi pada Minggu (2/1) dengan jumlah mencapai sekitar 15.000 orang.

“Saya optimistis jumlah tersebut masih bisa tercapai. Masih banyak wisatawan dari luar kota yang berkunjung ke Taman Pintar,” ucapnya.

Bertepatan dengan libur tahun baru, Ita menuturkan wisatawan yang berkunjung ke Taman Pintar banyak yang berasal dari luar kota, khususnya dalam rombongan-rombongan besar.

Hingga 31 Desember 2010 tepat pukul 17.00 WIB jumlah pengunjung di Taman Pintar selama satu tahun tercatat sebanyak 1.127.922 orang atau meningkat sekitar 20.000 orang dibanding jumlah pengunjung selama 2009.

“Target kunjungan pada 2010 adalah satu juta pengunjung. Sehingga kami bisa tetap memenuhi target meskipun sempat mengalami penurunan jumlah pengunjung pascaerupsi Merapi,” imbuhnya.

Target kunjungan satu juta wisatawan di Taman Pintar tersebut sudah dapat tercapai pada 22 Desember dan pengunjung kesatu juta tersebut mendapatkan sejumlah hadiah dari Taman Pintar.

Pada 2011, Taman Pintar akan meningkatkan target kunjungan wisawatan menjadi 1.050.000 orang.

Sejumlah upaya untuk peningkatan jumlah kunjungan telah dilakukan, di antaranya menambah wahana baru.

Menjelang berakhirnya 2010, Taman Pintar memiliki dua wahana baru yaitu “step magic” dan juga “zona nambahi”.

Di zona “step magic” pengunjung akan diajak bermain secara interaktif melalui sebuah gambar yang diproyeksikan ke lantai.

Terdapat semacam sensor gerak, yang memungkinkan gambar yang telah terproyeksi ke lantai menghindari gerakan dari pengunjung.

“Jika nanti dimunculkan gambar ikan dan pengunjung ingin menginjak gambar ikan itu, maka ikan justru akan menjauh,” paparnya.

Sedangkan “zona nambahi” adalah zona yang dikhususnya untuk memajang hasil karya ilmiah dari pelajar yang dapat dipertanggunjawabkan.

“Kami mengimbau sekolah, apabila memiliki hasil karya siswa, maka karya tersebut dapat dipajang di Taman Pintar,” ucapnya.

Sedangkan pada 2011, Taman Pintar akan segera merealisasikan tiga wahana baru hasil kerja sama dengan sejumlah pihak, seperti wahana air untuk kehidupan, “city planning” hasil kerja sama dengan Departemen Pekerjaan Umum dan wahana teknologi otomotif roda empat.

“Kami juga akan memperbarui wahana telekomunikasi agar pengunjung tidak bosan,” tambahnya.

Pada akhir 2011, Ita pun berharap pembangunan planetarium yang dilakukan di “roof top” Taman Pintar sudah dapat selesai dan dinikmati pengunjung.

“Dana untuk pembangunan planetarium yang menyajikan pengetahuan tentang tata surya dan galaksi ini sudah disetujui, sehingga diharapkan akhir 2011 sudah terwujud,” ujar Ita.

ant/nad

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…