DEPAN » Tradisi jamasan di Wonogiri diwacanakan dihapus

Tradisi jamasan di Wonogiri diwacanakan dihapus

| | Dilihat: 5413 Kali

Wonogiri (Espos)–Tradisi Jamasan Pusaka yang rutin diadakan setiap bulan Sura/Muharam di Waduk Gajah Mungkur (WGM) diwacanakan dihapus dari agenda kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri mulai 2010 ini. Demikian pula beberapa acara tradisi seperti Larung Ageng di Pantai Sembukan dan Sedekah Bumi di Kahyangan, Tirtomoyo.

Wacana tersebut muncul sebagai konsekuensi kontrak politik antara Bupati Wonogiri H Danar Rahmanto dengan tiga partai pengusungnya, yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Gerindra, yang ditandatangani 23 April 2010 lalu. Bunyi kontrak politik itu, sebagaimana dikemukakan Ketua DPC PPP Wonogiri, Anding Sukiman, menyatakan Bupati terpilih wajib membuat kebijakan yang menjamin terlaksananya ajaran agama secara baik dan benar, serta menghilangkan segala bentuk kegiatan pemerintah yang merusak keyakinan beragama dan moral masyarakat.

“Dengan demikian, untuk acara seperti Jamasan Pusaka, Larung Ageng dan Sedekah Bumi, jika Pemkab terlibat, berarti melanggar kesepakatan. Berkali-kali Bupati saya temui menyatakan komitmennya untuk menghilangkan kegiatan-kegiatan bernuansa mengarah pada perbuatan syirik selama lima tahun ke depan,” jelas Anding.

Anding menegaskan hal itu bukan berarti PPP antibudaya dan tradisi. PPP, tegasnya, sangat mendukung pengembangan budaya, khususnya yang asli Wonogiri sehingga bisa mewujudkan identitas daerah. Dia mencontohkan <I>Kethek Ogleng<I> dan wayang akan dikembangkan sebagai identitas Wonogiri melalui festival.

“Pemkab juga tidak akan melarang seandainya ada masyarakat yang ingin tetap menyelenggarakan acara Jamasan Pusaka, Larung Ageng atau Sedekah Bumi. Hanya dalam hal ini, pemerintah sebagai lembaga tidak akan memfasilitasi,” ujar Anding.

Hal senada disampaikan Bendahara DPD PAN Wonogiri Sardi. Ketua Koalisi Wonogiri Bangkit (KWB) yang mengusung Danar-Yuli dalam Pilkada 2010 lalu itu membenarkan adanya kontrak politik itu. Namun, dia menegaskan hal itu bukan berarti melarang masyarakat untuk menggelar acara-acara tradisi itu.

“Hanya saja, dalam acara-acara itu pemerintah sebagai kelembagaan tidak akan ikut cawe-cawe, apalagi memfasilitasi sebagai penyelenggara seperti yang sudah-sudah,” ujar dia.

Selain mempertimbangkan acara itu bisa mengarah pada perbuatan syirik yang ditunjukkan dengan adanya ruwatan massal, ritual dan kesakralan, Sardi mengatakan dihapuskannya acara-acara itu dari agenda Pemkab juga sebagai upaya penghematan anggaran. Menurut Sardi, acara-acara itu selama ini menyedot biaya yang tidak sedikit.

shs

Baca Juga:

Editor: | Dalam : wonogiri

13 Komentar untuk “Tradisi jamasan di Wonogiri diwacanakan dihapus”

  1. Saya dari Bantul..setuju dg kebijakan P Bupati…semoga kabupaten yang lain bisa menirunya…………

  2. ayo jadikan wngri maju seperti solo..bljr ama jokowi

  3. Bagus Pak Danar.
    Saya sangat setuju sekali , Bapak sebagai Pemimpin salah satu tugas yang mulia untuk meluruskan aqidah yang selama ini salah. Banyak yang menolak itu wajar lanjutkan pemberantasan kemusrikan yang selama ini ada di wilayah Wonogiri.

  4. setuju….!!!! yang berbau syirik memang harus ditinggalkan agar Allah SWT memberikan hidayah dan rahmat kepada rakyat wonogiri……..BRAVO RAKYAT WONOGIRI….!!!!!!

  5. sangat setuju..hal 2 seperti itu tak ada mamfaatnya bahkan menghabiskan dana yg tidak sedikit.

  6. Setuju gan…
    Wis dudu jamane maneh lan wis wancine mikir kanthi nalar, nek arep jamasan nek ngomah wae hehehe…

  7. SIP….OKE…MENDING DWETE DIENGGO BINA OLAH RAGA PAK…..BANYAK BIBIT ATHLET DIWNG…..

  8. Saya sangat setuju jika jamasan,sedekah bumi dan yang sejenisnya ditiadakan di wonogiri. Realita menunjukkan bahwa ritual itu tidak hanya kental kesyirikannya tetapi nyata-nyata tidak memberikan kontribusi kemajuan di bidang apapun kecuali pemborosan dan pembodohan.
    Sudah saatnya wonogiri mempelopori untuk soloraya dan insyaallah ke depannya di Indonesia tercinta ini. Bravo Danar !!!! Selamat buat PAN, PPP dan Gerindra.

  9. kalau memang sejak dulu menyedot anggaran yang banyak, tapi mana komentar anda dulu kok saya gak pernah dengar malah adem-adem saja hehehehe…..?

  10. Bambang Riyanto

    Saya sangat setuju dengan dihapuskannya acara2 tersebut dari agenda Pemkab Wonogiri. Itu tradisi yang dikembangkan oleh Pak Kanjeng yang memang berbau syirik. Apalagi acara itu hanya menghambur-hamburkan uang rakyat saja.
    Kalo memang Pak Kanjeng benar2 komit ingin nguri-uri budaya, silahkan menyelenggarakan sendiri. Dan marilah kita lihat komitmen Pak Kanjeng.

  11. Periode depan, pilih partai yang berwawasan kebangsaan saja. pilih partai yang berasas Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika saja. Orang2 politik selalu bikin masalah. Tradisi budaya leluhur dikatain syirik. Kalo nyembah berhala itu baru syirik. Butuh orang2 yang cerdas utk memahami budaya setempat.

  12. betul sekali.. rakyat wonogiri sangat2 mendukung penghapusan dan penghilangan budaya dan tradisi2 syirik yg akan membawa rakyat wonogiri ke jurang kesesatan kehancuran dan kebinasaan.. kembalikan ke ajaran AGAMA yg Benar dan di Ridloi ALLAH SWT… RAKYAT WONOGIRI DUKUNG STOP BUDAYA dan TRADISI SYIRIK..

Tinggalkan Pesan

    Syarat dan Ketentuan:
  1. Tulisan singkat, padat, Sopan
  2. Tulisan bukan SARA, bukan fitnah, tidak promosi atau mendiskreditkan pihak maupun produk tertentu.
  3. Format HTML tidak dapat ditampilkan, hanya file text yang akan ditampilkan.

Klangenan

Jadwal Bioskop

 

 

  • THR Sriwedari, Jl Slamet Riyadi 275 Solo, OM Brawijaya, pukul 20.00 WIB.
  • Musro The Sunan Hotel Solo, Jl Ahmad Yani 40 Solo, Castle Band, pukul 22.00 WIB-02.00 WIB.
  • Sekar Jagad Lounge Sahid Jaya Hotel Solo, Jl Gajah Mada 82 Solo, TOP 40 Night oleh The Everest Band, pukul 21.00 WIB-24.00 WIB.
  • Puri Kencono Ballroom Hotel Lorin, Jl Adisucipto 47 Karanganyar, Lorin Party Abizz bersama DJ Winky, 26 Mei pukul 22.00 WIB.
  • XXI Solo Square The Avengers (Studio 1) pukul 12.15 WIB-15.00 WIB-17.45 WIB-20.30 WIB; The Avengers (Studio 2) pukul 12.30 WIB-15.15 WIB-20.45 WIB; The Avengers (Studio 3) pukul 12.00 WIB-14.45 WIB-17.30 WIB-21.15 WIB; The Avengers (Studio 4) pukul 12.45 WIB-15.30 WIB-18.15 WIB-21.00 WIB; Dark Shadows (Studio 5) pukul 12.00 WIB-14.15 WIB-16.30 WIB-18.45 WIB-21.00 WIB.
  • Grand 21 The Avengers (Grand 1) pukul 12.15 WIB-15.00 WIB-17.45 WIB-20.30 WIB; Dark Shadows (Grand 2) pukul 11.45 WIB-14.05 WIB-16.25 WIB-18.45 WIB-21.05 WIB; The Avengers (Grand 2) pukul 12.30 WIB-15.15 WIB-18.00 WIB-20.45 WIB; Lovely Man (Grand 4) pukul 12.00 WIB-14.05 WIB-16.10 WIB-18.15 WIB-20.20 WIB.
  • Studio Singosaren In The Land of Women (Studio 1) pukul 12.45 WIB-15.00 WIB-17.15 WIB-19.45 WIB; Green Lantern (Studio 2) pukul 12.30 WIB-14.45 WIB-17.00 WIB-19.30 WIB; Home (Studio 3) pukul 13.00 WIB-15.15 WIB-17.30 WIB-19.45 WIB.

Kurs Rupiah

Website Kami

Internal Link

INFORMASI

J.I.B.I