Jumat, 31 Desember 2010 09:38 WIB Ekonomi Share :

Wall Street melemah di akhir tahun

New York--Indeks saham di bursa Wall Street ditutup melemah, meski data perekonomian menunjukkan angka yang lebih baik. Namun data itu tak cukup kuat untuk mendorong investor berani mengambil risiko pada perdagangan akhir tahun 2010.

Pada perdagangan, Rabu (30/12), indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah 15,67 poin (0,14%) ke level 11.569,71. Indeks Standard & Poor’s 500 juga melemah 1,86 poin (0,15%) ke level 1.257,92 dan Nasdaq melemah 3,95 poin (0,15%) ke level 2.662,98.

Indeks S&P 500 tercatat menguat 6,5% sepanjang Desember ini, sehingga tercatat sebagai Desember terbaik sejak tahun 1991.

Data ekonomi yang positif datang dari pasar tenaga kerja, aktivitas bisnis dan sektor perumahan, yang ketiganya menujukkan angka mengejutkan.

Klaim awal pengangguran pada pekan terakhir turun ke titik terendahnya sejak Juli 2008. Sementara Institute for Supply Management-Chicago menunjukkan aktivitas bisnis naik pada tingkat tertinggi sejak tahun 1988. Untuk penjualan rumah juga naik dari antisipasi analis.

“Angka-angkanya sangat kuat pagi ini, namun orang-orang menjadi lebih hati-hati karena ini adalah akhir tahun, terutama sekali karena kita telah mendapatkan kenaikan yang besar,” ujar Bruce McCain, chief investment strategist Key Private Bank seperti dikutip dari Reuters, Kamis (31/12).

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…