Jumat, 31 Desember 2010 14:06 WIB News Share :

TKW asal Sumenep tewas di Arab Saudi

Sumenep--Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Dusun Guluk-Guluk Timur, RT 03 RW 02, Desa Guluk-Guluk, Sumenep, Madura tewas di Riyadh, Arab Saudi.

Korban bernama Tinniyah Binti Ali Wafa Matrangi ,27. Janda beranak satu ini
dinyatakan meninggal, 28 November 2010 lalu. Sejak keberangkatannya sekitar bulan Oktober 2010 lalu, korban hanya sekali sempat melakukan komunikasi dengan pihak keluarganya, dan mengabarkan masih dalam kondisi sehat.

Pada akhir bulan November lalu, pihak keluarga mendapat kabar jika korban meninggal karena serangan jantung dan pernafasan. Hal tersebut juga diperkuat dengan surat dari Kementerian Luar Negeri RI, Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Jakarta.

Bahwa, merujuk faxsimili KBRI Riyadh no BB-769/Riyadh/XII/10, 30 November 2010. Korban meninggal karena serangan jantung. Proses pemulangan janazah sendiri membutuhkan waktu lama. Sehingga, pihak keluarga masih menunggu.

Hingga Jumat (31/12) siang, janazah Tinniyah Binti Ali Wafa Matrangi masih dalam perjalanan menuju rumah duka. “Kami sekeluarga masih menunggu kedatangan janazah,” kata sepupu korban, Halli ,32, warga Guluk-Guluk, SumenepĀ  di rumah duka.

Korban yang berangkat menjadi TKW resmi melalui PT Marsafar Intisar, Jakarta ini, menyimpan duka besar dipihak keluarganya. Sebab, alasan meninggal karena jantung sulit dipercaya. “Korban tidak mempunyai latar belakang sakit jantung,” pungkasnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…