Kamis, 30 Desember 2010 15:32 WIB Hukum Share :

Pelempar granat di kantor Unicef divonis 12 tahun

Jakarta–Terdakwa kasus terorisme di Aceh Mukhtar bin Ibrahim dijatuhi hukuman 12 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan JPU yakni 15 tahun bui.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana terorisme. Menjatuhi hukuman penjara selama 12 tahun,” kata Ketua Majelis Hakim Supeno dalam persidangan di PN Jakarta Barat, Jakarta, Kamis (30/12).

Mukhtar melempar granat aktif ke kantor Unicef di Banda Aceh pada 17 Maret 2009. Pada 23 November 2009, Mukhtar menembak Kepala Palang Merah German di Aceh, Erhard Bauer hingga sekarat. Mukhtar juga  menembaki rumah yang ditempati oleh 2 WNA asal Amerika Serikat yang berprofesi sebagai dosen di Aceh pada akhir November 2009. Mukhtar merupakan anggota Front Pembela Islam (FPI).

“Perbuatan terdakwa ancaman serius terhadap orang asing, menimbulkan ketakutan sehingga korban tidak berani lagi datang ke Aceh,” ujarnya.

Mukhtar dikenai pasal 15 jo pasal 6 Undang-undang No 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Hal-hal yang memberatkan karena perbuatan terdakwa meresahkan, menimbulkan ketakutan dan membahayakan keamanan negara. Sedangkan hal-hal yang meringankan terdakwa berlaku sopan, mengakui perbuatannya dan belum pernah dihukum.

Barang bukti yang disita dari berbagai aksi teror ini seperti 1 pucuk senjata laras panjang M 16, 1 pucuk senjata revolver laras pendek, ratusan butir amunisi AK 47 dan amunisi revolver diperintahkan untuk dimusnahkan. “Memerintahkan agar barang bukti tersebut dimusnahkan,” kata Supeno.

Atas putusan ini, Mukhtar melalui kuasa hukumnya, Iko, mengaku keberatan dan akan mengajukan banding. Sementara JPU masih belum menentukan sikap. “Kita masih pikir-pikir,” kata JPU Bambang.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…