Kamis, 30 Desember 2010 05:45 WIB Sport Share :

Menang 0-1 atas Bolton, Chelsea akhiri paceklik

London – Gelandang Chelsea, Florent Malouda, mencetak gol penentu kemenangan timnya 1-0 atas Bolton Wanderes pada lanjutan Premier League, di Stamford Bridge, Rabu (29/12). Ini adalah kemenangan pertama Chelsea dalam tujuh laga Premier League terakhir.

Chelsea mencoba bermain agresif sejak menit awal. Mengandalkan umpan pendek, mereka mencoba menggempur benteng Bolton dari berbagai sisi lapangan. Namun, meski tak kebobolan, mereka gagal mencetak gol di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Chelsea mengambil inisiatif menyerang. Berbeda dari sebelumnya, serangan-serangan Chelsea kali ini berujung eksekusi-eksekusi akurat.

Sayang, gara-gara Jussi Jaaskelainen, usaha mereka tak kunjung membuahkan gol, sampai Malouda melakukannya pada menit ke-61.

Gol bermula dari pergerakan Didier Drogba menggiring bola masuk kotak penalti. Drogba tidak mengeksekusi bola, melainkan mengirim bola ke tengah kotak penalti. Malouda menyambutnya dengan sebuah tendangan, yang membuat bola bersarang di gawang tim tamu.

Setelah itu, Chelsea mencoba mempertahankan kualitas serangannya. Namun, sampai peluit berbunyi panjang, baik Petr Cech maupun Jaaskelainen sama sekali tidak memungut bola dari dalam gawangnya.

Selama 90 menit, Chelsea menguasai bola sebanyak 58 persen dan melepaskan tujuh ancaman serius ke gawang Bolton. Adapun, Bolton menciptakan tiga peluang emas dari sepuluh usaha.

Berkat kemenangan itu, Chelsea mengoleksi 34 poin dan naik setingkat ke posisi keempat, menggeser Tottenham Hotspur yang hanya memiliki 31 poin. Kompas.com

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Sibuk Main Ponsel, Perempuan Ini Jatuh dari Jembatan Penyeberangan

Sebuah kisah tragis menimpa perempuan Tiongkok yang terlalu sibuk bermain ponsel saat berada di jembatan penyeberangan. Solopos.com, SUZHOU – Penggunaan ponsel yang berlebihan bisa berbahaya. Hal ini terbukti pada perempuan asal Kota Anhui, Shuzou, Tiongkok. Perempuan yang tak diungkap identitasnya…