Kamis, 30 Desember 2010 01:08 WIB Wonogiri Share :

Hambat pemutakhiran, 75% KK alami kekeliruan

Wonogiri (Espos)–Data isian kartu keluarga (KK) di sejumlah desa/kelurahan di Kecamatan Ngadirojo diketahui banyak mengalami kekeliruan dalam proses pemutakhiran tahun 2010. Tingkat kesalahan relatif bervariasi, namun ada yang mencapai 75%.

Sekretaris Desa (Sekdes) Ngadirojo Lor Kecamatan Ngadirojo, Slamet Riyadi, menyebutkan banyaknya kesalahan KK mengakibatkan program pemutakhiran data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terhambat.

Dia mengatakan kegiatan tersebut sebenarnya dijadwalkan selesai pertengahan Desember, namun molor karena sebagian besar data KK harus dikoreksi.

“Kesalahan data pendidikan dan pekerjaan paling banyak ditemukan. Setelah itu nama dan tanggal lahir. Padahal untuk dua kekeliruan terakhir, koreksi KK harus dilakukan dengan melampirkan surat keterangan,” ungkapnya kepada Espos di Kantor Desa Ngadirojo Lor, Rabu (29/12).

Menurut Slamet, jumlah KK di desanya hampir mencapai 2.000 buah. Dari jumlah tersebut, 75% data KK yang dimiliki warga terdapat kesalahan.

Tingginya tingkat kesalahan diduga karena warga enggan mengajukan perbaruan setelah adanya perubahan data. Berbeda dengan koreksi nama dan tanggal lahir, perubahan data terkait pendidikan dipersyaratkan melampirkan ijazah terakhir.

try

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…