Kamis, 30 Desember 2010 10:24 WIB Hukum Share :

Granat aktif dijadikan mainan dua bocah di Jatinegara

Jakarta–Sebuah granat aktif diserahkan oleh seorang warga sekitar Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur, ke Polsek Jatinegara, Rabu (29/12) sore. Sebelum diserahkan, granat tersebut sempat menjadi mainan dua orang anak kecil.

“Granat waktu ditemukan Chalid (warga yang menyerahkan) sedang dilempar-lempar dua anak kecil di sekitar Pasar Gembrong,” kata Kapolsek Jatinegara Kompol Dewoto saat dihubungi wartawan, Rabu malam.

Chalid, lanjut Dewoto, yang saat itu sedang melintas penasaran melihat benda menyerupai granat nanas di dua bocah tersebut. Dia menghampiri dipastikannya jika benda tersebut adalah granat. “Waktu Chalid menanyakan kepada anak tersebut didapat dimana, dijawab kalau granat ditemukan di rongsokan sampah Pasar Gembrong,” ujar Dewoto.

Chalid langsung menyerahkan granat tersebut ke pihak kepolisian setempat. Polsek langsung berkoordinasi dengan tim Gegana Polda Metro Jaya. “Tim kemudian menyusur kawasan Pasar Gembrong apakah terdapat peledak lainnya. Tapi setelah ditelusuri tidak ditemukan,” ujarnya.

Dia menambahkan, granat tersebut masih aktif dan diperkirakan peninggalan kolonial. Polisi kemudian menelusuri dua bocah yang menemukan pertama kali granat tersebut. “Kedua anak itu tuna wisma,” ujar Dewoto.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…