Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham (JIBI/dok)
Kamis, 30 Desember 2010 14:47 WIB News Share :

Golkar
Kalau mau turunkan Nurdin Halid, gunakan cara yang fair

Jakarta — Partai Golkar meminta agar tidak ada politisasi atas jabatan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid. Golkar meminta agar pihak-pihak yang meminta Nurdin turun dari jabatannya, menggunakan cara yang elegan.

“Kalau mau jadi ketua umum, fight di Kongres PSSI. Fight lawan Nurdin, kalau berani jangan gunakan cara-cara yang tidak fair. Pakai cara yang fair dong,” kata Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham saat dihubungi, Kamis (30/12).

Nurdin Halid adalah salah satu politisi senior Golkar. Nurdin merintis karier politik melalui DPD Golkar Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut Idrus menuding ada pihak-pihak tertentu yang menggerakan wacana pendongkelan Nurdin dari kursi PSSI. “Itu sudah kelihatan, itu ada yang menggerakkan. Di negara demokrasi seperti ini, ada mekanismenya,” terang Idrus.

Kalau memang konsisten dengan demokrasi, pihak yang meminta Nurdin turun agar berani bertarung di Kongres PSSI. Biarlah nanti kongres yang menentukan.

“Dan bahkan nanti kalau Nurdin akan dipilih lagi kenapa tidak?” tutupnya.

Wacana penurunan Nurdin Halid ini semakin menguat manakala Timnas Indonesia gagal meraih juara AFF. Di situs mikro blogging Twitter bahkan seruan ‘Nurdin Turun’ menjadi trending topic yang mendunia, atau topik yang paling banyak diketik dan dibahas jutaan pengguna twitter.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…