Kamis, 30 Desember 2010 11:32 WIB Klaten Share :

Benda diduga bom ditemukan di kompleks Masjid At Ta’awun

Klaten (Espos)–Dua benda mencurigakan yang diduga bom rakitan ditemukan tergeletak di kompleks Masjid At Ta’awun di Jalan Jogja-Solo, Kaliwingko, Desa Banaran, Kecamatan Delanggu, Klaten, Kamis (30/12).

Kejadian itu menggegerkan ratusan warga yang langsung berdatangan ke lokasi kejadian. Penjaga mesjid, Mrajak, 35, warga Kaliwingko, Banaran, Delanggu kepada wartawan mengatakan, saat sedang bersih-bersih dan buang sampah di belakang masjid sekitar pukul 05.00 WIB, dirinya curiga melihat onggokan benda dibungkus plastik.  “Benda itu tergeletak di emperan masjid di dekat tempat penyimpanan keranda mayat,” jelasnya di lokasi.

Mulanya, saksi mengira barang itu milik jemaah yang ketinggalan. Sebab sebelumnya ada rombongan bus yang singgah untuk Salat Subuh. Penasaran, Mrajak mengecek barang itu. Dia bercerita, plastik itu berisi kaleng wafer yang tersambung dengan kabel dan ada jamnya. Menurutnya, jarum jam pada rangkaian benda itu terlihat masih bergerak.

Khawatir terjadi sesuatu, saksi melaporkan temuannya kepada ketua takmir masjid setempat yang diteruskan ke kepolisian. Beberapa saat kemudian, aparat Polres Klaten dipimpin Kapolres AKBP Agus Djaka Santosa datang ke lokasi. Tim Jihandak pun didatangkan untuk mengevakuasi benda mencurigakan tersebut.

Hingga pukul 10.30 WIB, proses evakuasi masih berlangsung. Terdengar dua kali bunyi dentuman saat tim Jihandak meledakkan benda mencurigakan itu. Sebelum melakukan peledakan, tim memperingatkan warga agar menjauhi lokasi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada statemen resmi dari aparat berwajib.

rei

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…