Rabu, 29 Desember 2010 11:02 WIB News Share :

Ultah, KPK undang sejumlah tokoh untuk beri kritikan

Jakarta–Hari ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merayakan hari jadinya yang ketujuh.

Dalam rangka memperingati ulang tahunnya tersebut, KPK akan mengundang sejumlah tokoh, termasuk mantan komisionernya untuk dimintai masukan demi kemajuan KPK.

“Kami mengundang sejumlah tokoh untuk didengarkan kritik dan masukannya,” ujar juru bicara KPK Johan Budi SP seperti dilansir detikcom, Rabu (29/12).

Menurut Johan, tokoh yang diundang antara lain lima mantan komisioner KPK Taufiequrrachman Ruki,  Todung Mulya Lubis, Mas Achmad Santosa, dan sejumlah LSM yang selalu memberikan kritik kepada KPK.

Kritik dan masukan dari para tokoh itu akan didengarkan oleh para pimpinan KPK. Johan menyebut acara ini bukan seremonial belaka melainkan acara dengar masukan yang sangat diperlukan oleh KPK.

“Kritik para tokoh akan menjadi acuan bagi kami untuk melangkah pada 2011 nanti,” ujarnya.

Ketua KPK Busyro Muqoddas dalam pernyataanya beberapa waktu yang lalu, mengaku siap membuka telinga lebar-lebar pada kritik yang ada pada KPK.

“Di sini ultahnya tidak hura-hura. Tapi mengundang sejumlah tokoh untuk memberi kritik kepada KPK. Tradisi di sini seperti itu. Telinga kami buka lebar-lebar,” ujar Busyro usai untuk kali pertama memimpin rapat pimpinan KPK, Selasa (21/12) silam.

Di samping itu, pada hari ini juga, KPK juga akan menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun pemberantasan korupsi.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…