Rabu, 29 Desember 2010 18:59 WIB Boyolali Share :

Sakit tak kunjung sembuh, warga Juwangi nekat gantung diri

Boyolali (Espos)–Diduga putus asa akibat menderita diabetes yang tak kunjung sembuh, seorang warga Dukuh Ledok RT 07/II, Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Tarti, 75, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya, Selasa (28/12).

Informasi yang dihimpun Espos, Rabu (29/12), menyebutkan aksi nekat korban kali pertama diketahui Danu Gunadi, 48; Eni Lestari, 45 dan Suwarto, 55. Sekitar pukul 07.10 WIB, ketiga saksi melihat korban sudah gantung diri menggunakan tali plastik sepanjang tiga meter yang dililitkan pada blandar rumahnya. Saat ditemukan korban sudah tewas menggantung dengan kondisi yang mengenaskan.

Camat, Juwangi Choirudin dalam laporannya ke Pemkab Boyolali mengatakan setelah mengetahui orang gantung diri, para saksi kemudian melaporkan ke Muspika setempat. Polisi yang memperoleh laporan bersama tim medis Puskesmas ke tempat kejadian melakukan pemeriksaan. “Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan bekas tanda-tanda penganiayaan. Diduga, korban nekat karena menderita penyakit yang tak kunjung sembuh,” ujar Choirudin.

Kemudian, jelas Choirudin, petugas menyerahkan korban kepada keluarganya untuk dimakamkan.

fid

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….