Rabu, 29 Desember 2010 07:51 WIB Sukoharjo Share :

Pesanan genteng mulai merangkak naik

Sukoharjo (Espos)--Pesanan genteng yang diterima para pengrajin di Wirun Mojolaban, mulai merangkak naik sejak awal Desember lalu. Namun, cuaca masih menjadi kendala utama dalam pemenuhan pesanan itu.

Salah satu produsen genteng yang terhitung besar di wilayah itu, Sutaryo, warga Godegan RT 2/RW XV, Wirun, Mojolaban, mengatakan kondisi pemasaran genteng berbanding lurus dengan pemasaran pasir.

Dia menjelaskan pesanan genteng sempat lesu saat bencana Merapi terjadi dan berdampak terhadap langkanya pasir.

“Ramai tidaknya pesanan genteng sama dengan pemasaran pasir,” jelasnya saat ditemui di tempat produksi gentengnya, Selasa (28/12).

Saat ini, urainya, rata-rata 1.500 genteng diproduksinya bersama para karyawan per harinya. Dia mengaku hanya menjual 25.000 buah genteng bulan lalu. Namun Desember ini, dia telah menjual lebih dari 30.000 buah genteng.

“Banyak jenis yang kami jual. Tapi secara keseluruhan naik 25%,” katanya.

Dia menyebut pesanan datang dari perorangan dan proyek. Dia menjelaskan penopang pesanan tertinggi yang datang padanya berasal dari kategori kebutuhan proyek.

“(Bulan) Sura perorangan jarang memesan. Tapi proyek mulai banyak,” ungkapnya.

ovi

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…