Rabu, 29 Desember 2010 21:06 WIB Solo Share :

Klasifikasi retribusi makam di Solo dihilangkan

Solo (Espos)–Klasifikasi retribusi permakaman di Kota Solo di tahun-tahun mendatang dipastikan dihapus. Khusus jenazah pemegang kartu jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) dan kartu gold dikenakan tarif Rp 0.

Ketua Pansus Retribusi Daerah DPRD Kota Solo saat ditemui wartawan di Gedung Dewan, Rabu (29/12), mengatakan selama ini besaran retribusi permakaman disesuaikan dengan kelas-kelas tertentu. Khusus kelas I dikenakan tarif retribusi senilai Rp 60.000, kelas II dikenakan tarif retribusi senilai Rp 40.000, dan kelas III dikenakan tarif retribusi senilai Rp 20.000.

Kendati demikian, tarif tersebut belum termasuk biaya penggalian makam yang berkisar Rp 500.000 hingga Rp 600.000. Sebagai ganti, Pansus sudah menetapkan tarif retribusi baru yakni Rp 150.000 untuk jenazah dewasa, Rp 75.000 untuk jenazah anak-anak, dan Rp 500.000 untuk jenazah yang dimakamkan di permakaman khusus seperti Bong Chino di Kecamatan Jebres.

Akan tetapi, Pansus Retribusi Daerah saat ini sudah menghapus tarif penggalian makam yang sebelumnya berkisar Rp 500.000 hingga Rp 600.000. Sementara khusus jenazah pemegang kartu Jamkesmas dan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) khusus gold dikenakan tarif Rp 0 alias gratis. “Selain itu, tarif pembuatan akte kematian yang sebelumnya senilai Rp 20.000 mulai tahun depan dibebaskan,” tegas politisi dari Partai Hanura ini.

Wakil Ketua DPRD Kota Solo, Muhammad Rodhi menambahkan, penghapusan klasifikasi retribusi permakaman itu juga dimaksudkan untuk mengantisipasi maraknya makelar. Diakui politisi dari PKS ini, merebaknya makelar permakaman membuat tarif retribusi selama ini melambung tinggi. “Kasihan keluarga jenazah. Sudah berduka masih harus menanggung beban permakaman yang demikian tinggi,” tukas M Rodhi.

mkd

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…