Selasa, 28 Desember 2010 15:20 WIB News Share :

PPP
SBY kecewa, Setgab harus dievaluasi

Jakarta–Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memahami kekecewaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap soliditas Setgab koalisi pendukung pemerintah.

PPP meminta agar evaluasi di Setgab koalisi segera dilakukan.

“Saya memahami itu. Kami rasa itu sebuah refleksi agar masing-masing melakukan evaluasi terhadap keberadaannya di Setgab koalisi,” ujar Ketua DPP PPP, Lukman Hakim Saifuddin, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/12).

Inti dari evaluasi di Setgab, menurut Lukman, adalah komunikasi yang lebih baik sesama anggota Setgab. Selama ini banyak partai koalisi yang merasa Setgab hanya tempat stempel keputusan tanpa didahului musyawarah terlebih dahulu.

“Inti kritik PPP di Setgab adalah bagaimana komunikasinya. Kami harap ada perbaikan dimana-mana,” papar Lukman.

Lukman kemudian menuturkan komitmen PPP untuk tetap mensukseskan pemerintahan SBY hingga 2014. PPP tak berniat keluar koalisi membangun poros tengah bersama PKS.

“Terkait hal itu (poros tengah) tidak ada sikap resmi PPP. Itu kan baru wacana karena wujud kekhawatiran atas Setgab,” tegas Lukman.

Sebelumnya diberitakan Anggota Dewan Pembina PD, Ahmad Mubarok, mengungkapkan bahwa Presiden SBY kurang nyaman dengan koalisi yang tidak solid.

Menurut Mubarok, koalisi yang sedang dibangun adalah koalisi pragmatis yang disesuaikan dengan kepentingan masing-masing partai koalisi.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…