Selasa, 28 Desember 2010 19:50 WIB Wonogiri Share :

Meroket, harga cabai rawit tembus Rp 70.000/kg

Wonogiri (Espos)--Harga cabai rawit merah di Pasar Kota Wonogiri, pada Selasa (28/12) siang telah mencapai Rp 65.000/kg.

Harga tersebut naik Rp 5.000/kg dibandingkan sehari sebelumnya. Sementara di beberapa kecamatan seperti Baturetno, harga cabai itu malah telah menembus angka Rp 70.000/kg.

Salah satu pedagang sembilan bahan kebutuhan pokok (Sembako) di Pasar Wonogiri Kota, Tuminah, kepada wartawan di kiosnya, Selasa, mengungkapkan harga cabai rawit selama beberapa waktu belakangan memang sangat tidak stabil dan cenderung terus melambung. Menurutnya, hal itu lantaran kelangkaan pasokan cabai rawit.

“Kemarin (Senin, 27/12-red) masih Rp 60.000/kg, tapi hari ini (kemarin) sudah naik jadi Rp 65.000/kg. Susah sekali cari cabai sekarang ini. Pasokan dari tengkulak berkurang,” katanya.

Tuminah mengatakan sejauh ini hanya cabai rawit merah yang harga perkilogramnya di atas Rp 50.000. Cabai rawit kuning harganya Rp 40.000/kg, cabai hijau besar Rp 20.000/kg dan cabai merah besar Rp 45.000/kg. Tuminah mengaku mendapat pasokan cabai-cabai itu dari Slogohimo.

Selain cabai, komoditas lain yang juga naik harga adalah bawang merah. Tuminah menyebut harga bawang merah beberapa hari lalu masih Rp 12.000/kg, tapi pagi itu sudah mencapai Rp 18.000/kg. Sementara merica juga naik dari Rp 50.000/kg menjadi Rp 66.000/kg. Kenaikan merica ini terjadi sejak Idul Adha.

shs

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…