Selasa, 28 Desember 2010 06:01 WIB Boyolali Share :

Lomba Mapsi ke-13, Blora absen

Solo (Espos)–Sebanyak 34 kabupaten/kota se-Jawa Tengah (Jateng) mengirimkan wakilnya dalam Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (Mapsi) ke-13 Sekolah Dasar Tingkat Provinsi Jateng yang digelar di Kompleks Asrama Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Senin-Selasa (27-28/12).

Kabupaten Blora kembali absen dari ajang ini setelah tahun lalu juga tidak berpartisipasi.

Ketidakikutsertaan Blora seperti ditegaskan Ketua Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Provinsi Jawa Tengah, Suyanto Msi. Tanpa keterangan yang jelas, Blora kembali tidak mengirimkan wakilnya dalam ajang yang melombakan sembilan cabang Mapel PAI dan seni Islami tersebut.

“Sudah dua kali penyelenggaraan Mapsi, Kabupaten Blora tidak mengirimkan wakilnya. Alhasil, Mapsi dua tahun terakhir hanya diikuti 34 kabupaten/kota di Jawa Tengah,” kata dia saat dijumpai Espos usai pembukaan Mapsi oleh Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo yang diwakili Kepala Bakorwil II, Ahmad Antono.

Sementara itu, gelaran Mapsi ke-13 tahun ini juga sempat diwarnai pengunduran diri dari Kabupaten Banjarnegara yang mulanya ditunjuk sebagai tuan rumah.
Lantaran tak disokong anggaran APBD, Banjarnegara resmi mundur bulan Oktober silam.

“Padahal setiap anggota KKG PAI di Jawa Tengah siap bergotong royong demi tetap menyukseskan acara tahunan ini,” tandas Suyanto.

Tak ingin menunda lagi penyelenggaraannya, Boyolali pun ditunjuk menjadi tuan rumah. “Kebetulan sejumlah panitia sudah akrab dengan kondisi di Asrama Haji Donohudan. Mereka melihat tempat ini praktis dan dapat langsung digunakan,” jelas Suyanto.

m92

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…