Selasa, 28 Desember 2010 14:32 WIB Sport Share :

Bendahara PSSI
Tak ada sumbangan Bakrie untuk PSSI

Jakarta — Bendahara PSSI Achsanul Qosasi membantah adanya sumbangan Golkar dan keluarga Bakrie untuk PSSI. Dana operasional PSSI diperoleh PSSI dari sponsor dan hasil kerja keras tim marketing PSSI.

“PSSI itu kebutuhan setahun minimum Rp 90-100 miliar. Dari sponsor Rp 40 miliar, dari FIFA Rp 4 miliar, sisanya dari sponsor event kecil. Nggak ada sumbangan Golkar ataupun keluarga Bakrie untuk PSSI apalagi sampai 80 persen,” ujar Achsanul di Jakarta, Selasa (28/12).

Politisi Demokrat ini menuturkan Ical memang pernah menyumbang kala PSSI berada dalam posisi sulit. Namun sumbangan itu bukan untuk operasional PSSI.

“Dulu waktu PSSI sulit tahun 2003-2005 memang Pak Nirwan (Nirwan Bakrie) menyumbang pada saat itu sekitar 10 miliar, tapi itu menyumbang untuk program dan keperluan pembinaan dan itu wajar,” papar Achsanul.

Dana PSSI, menurut Achsanul, saat ini juga diperoleh dari pemerintah. Pemerintah melalui Kemenpora menyumbang Rp 20 miliar untuk PSSI setiap tahun.

“Sumbangan pemerintah ini untuk keperluan Timnas,” papar Achsanul.

Kebutuhan Timnas sendiri, menurut Achsanul, setiap tahunnya mencapai Rp 35 miliar. Bantuan Kemenpora ini cukup terasa untuk mengembangan Timnas sepakbola Indonesia.

“Sisanya memang dari sponsor karena memang Timnas kita ini layak jual,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketum PSSI Nurdin Halid menuturkan bahwa mayoritas keuangan PSSI disuplai oleh keluarga Bakrie. Oleh karenanya, Nurdin menganggap wajar kunjungan PSSI ke rumah Ketum Golkar, Aburizal Bakrie beberapa hari lalu.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…