Senin, 27 Desember 2010 08:46 WIB News Share :

Swasembada gula Jateng butuh 67.000 hektare tebu

Semarang--Provinsi Jawa Tengah (Jateng) membutuhkan sekitar 67.000 hektare areal kebun tebu untuk memenuhi kebutuhan bahan baku dalam upaya mencapai swasembada gula pada tahun 2013 mendatang.

Kepala Dinas Perkebunan Jateng Teguh Winarno, di Semarang, Senin (27/12), mengatakan, kebutuhan gula provinsi ini untuk mencapai swasembada mencapai 400.000 ton.

“Untuk mencapai produksi sebanyak itu, dibutuhkan setidaknya 5 juta ton tebu dengan rendemen mencapai delapan persen,” katanya.

Lahan seluas 67.000 hektare tersebut, menurut dia, diperkirakan mampu menghasilkan tebu hingga 5,2 juta ton.

“Tebu sebanyak itu, jika diolah akan menghasilkan sekitar 402.000 ton gula. Cukup untuk mencapai swasembada,” imbuhnya.

Kondisi saat ini, lanjut dia, ketersediaan lahan untuk ladang tebu baru mencapai sekitar 56.000 hektare.

Jumlah tersebut, ucap dia, akan terus diupayakan bertambah hingga tahun 2013 mendatang mencapai 67.000 hektare.

Ia menuturkan, terdapat 26 kabupaten di provinsi ini yang berpotensi besar untuk pengembangan area ladang tebu.

“Kebanyakan di Jawa Tengah bagian timur. Tebu lebih dimintai petani dibanding tanaman palawija lain,” lanjutnya.

Meski demikian, dia menyampaikan, terdapat kendala lain dalam upaya pencapaian swasembada gula ini, yakni anomali cuaca yang terjadi dalam setahun terakhir ini.

Akibat anomali cuaca, terang dia, target produksi gula Jateng sebesar 280.000 ton tidak dapat terealisasi.

ant/nad

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…