Senin, 27 Desember 2010 10:27 WIB News Share :

Ruhut
Timnas kalah berarti kehancuran Golkar di Pemilu 2014

Jakarta–Politisasi yang dilakukan Partai Golkar terhadap tim sepak bola nasional akan mendatangkan kerugian sendiri bagi partai pimpinan Aburizal Bakrie itu.

Bila Christian Gonzalez cs gagal merebut juara Piala AFF 2010, berarti kehancuran Golkar di Pemilu 2014.

“Kalau timnas tidak menang, akan menjadi zaman kehancuran bagi Golkar tahun 2014. Ini Golkar melakukan blunder dengan melanggar prinsip Jawa ‘ojo kesusu’ (jangan buru-buru),” kata Juru Bicara Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul seperti dilansir detikcom, Senin (27/11).

“Karena itu, kita masih tetap berdoa, supaya Partai Golkar tidak kehilangan muka,” sindir Ruhut.

Ruhut mengemukakan, Golkar telah melakukan setidaknya dua kesalahan dengan mendekati Timnas maupun ketika ikut campur dalam penyelenggaraan Piala AFF. Pertama, janji pemberian bonus kepada pemain bila berhasil menggondol juara.

“Saya pernah menjadi Ketua Litbang PSSI. Waktu itu ada janji pemberian uang. Itu merusak mental pemain. Kalau mau memberi bonus itu kalau sudah selesai saja,” ucap Ruhut.

Kedua, Golkar mengklaim berperan dalam menurunkan harga tiket final Piala AFF. Kata Ruhut, tiket pertandingan itu bukan diturunkan, melainkan dikembalikan ke harga semula. Jadi, kader Golkar yang ada di PSSI telah membohongi rakyat yang kadung marah karena harga tiket dinaikkan.

“Terlebih, harga tiket itu kembali turun karena Bapak Presiden SBY mengimbau agar tidak dinaikkan,” ucap Ruhut.

Ruhut berharap selama menjelang pertandingan Indonesia VS Malaysia di leg kedua pada 29 Desember mendatang, Golkar tidak lagi mengganggu Timnas. Hal itu juga sesuai dengan imbauan Presiden SBY agar timnas ditangani saja oleh pelatihnya.

“Jadi saya mohon dengan rendah hati olah raga itu lembaga moral force. Jangan diracuni dengan cara dipolitisir,” tutup Ruhut.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…