Senin, 27 Desember 2010 20:17 WIB News Share :

Potongan kaki manusia ditemukan di Sungai Putih

Magelang–Warga Dusun Cabe Kidul, Desa Srumbung, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang kembali dibuat geger dengan penemuan mayat di Sungai Putih. Setelah sebulan lalu mayat anak perempuan yang ditemukan, Kali ini, hanya potongan tubuh berupa kaki kiri.

Keterangan yang dihimpun Harian Jogja menyebutkan potongan tubuh itu dtemukan pertama kali oleh Giyono, 37, warga setempat, Senin (27/12) sekitar pukul 07. 30 WIB. Lokasi penemuannya sekitar 500 meter arah hulu dari penemuan mayat pertama.

Giyono yang saat itu sedang melihat kondisi sungai setelah banjir sehari sebelumnya, mengira benda itu adalah batang pohon yang hanyut. “Tapi setelah saya cermati ternyata berupa kaki manusia,” jelasnya.

Ia pun memanggil warga lain dan melapor ke Tim SAR. Dua petugas SAR datang tidak lama kemudian dan potongan tubuh tersebut kemudian dibawa ke RSUD Muntilan Kabupaten Magelang.
Salah satu petugas SAR Kabupaten Magelang yang mengevakuasi jenazah tersebut, Heri Prasetyo mengatakan saat ditemukan, potongan tubuh tersebut terlihat masih segar. “Kemungkinan malam sebelumnya dia terseret banjir lahar. Karena banjir sangat deras,” ungkapnya.

Saat pengangkatan mayat, sejumlah warga berupaya mencari potongan tubuh lain di lokasi sekitar sungai namun tidak ditemukan.

Dokter Forensik RSUD Muntilan, dr. Dodi Indra Permadi mengatakan pihaknya mengalami kesulitan identifikasi karena hanya berupa potongan kaki kiri dari paha ke bawah. “Dilihat dari kekokohan tulangnya, diperkirakan mayat itu laki-laki berusia kurang dari 30 tahun,” ujar dia.

Ia menduga potongan itu belum lebih dari seminggu terpisah dari tubuhnya karena terlihat masih segar. Adapun kulit putih yang tampak, menurutnya, akibat kulit arinya mengelupas.
Ia menambahkan, bagian pangkal paha yang terpotong sangat tidak beraturan menandakan terpotongnya bukan akibat sayatan, tetapi kemungkinan karena terbentur batu-batu sungai.

Secara terpisah, Kapolsek Srumbung AKP Suprayudi melalui Kanit Reskrim Aiptu Bagyo membenarkan penemuan potongan tubuh tersebut. Namun, pihaknya belum bisa menentukan identitasnya. “Jika ada warga yang merasa kehilangan keluarganya, bisa menghubungi Polsek Srumbung,” imbuh Kapolsek.

JIBI/Harian Jogja/Nina Atmasari

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…