Senin, 27 Desember 2010 10:12 WIB News Share :

Pemkot Yogyakarta hibahkan Rp 75 juta untuk penelitian

Yogyakarta–Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menghibahkan dana sebesar Rp 75 juta untuk penelitian yang mengusung tema penataan Kota Yogyakarta sesuai tema pembangunan kota ini.

Menurut Ketua Jaringan Penelitian Kota Yogyakarta Hajar Pamadi, di Yogyakarta, Senin (27/12), dana tersebut akan diberikan kepada sejumlah kelompok dengan proposal yang dinilai memenuhi syarat untuk melakukan penelitian tentang “Kota Yogyakarta yang tertata rapi, dengan tingkat polusi rendah dan didukung dengan pelayanan yang optimal”.

“Jaringan Penelitian Kota Yogyakarta sudah memiliki nama yang cukup dikenal di sejumlah Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) di kota lain di Indonesia, karena dianggap memiliki hasil penelitian yang valid,” katanya.

Bappeda Kota Yogyakarta telah menerima sebanyak 76 proposal untuk penelitian tentang penataan kota ini, namun hanya akan dipilih 12 proposal yang memenuhi syarat untuk mendapatkan dana hibah penelitian.

Penelitian yang akan dilakukan itu, menurut dia memiliki konsep metadata, sehingga dapat direalisasikan di seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemeritah Kota Yogyakarta.

“Hasil penelitian tersebut dapat dijadikan pertimbangan untuk mengambil keputusan, sehingga diharapkan seluruh SKPD tidak malas membaca hasil penelitian ini,” harapnya.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya menyampaikan penelitian tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi harus dapat diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat Kota Yogyakarta.

Untuk itu, imbuh dia, perlu adanya evaluasi terhadap produk penelitian tentang implementasinya di lapangan.

“Apakah ada perubahan di masyarakat setelah menerapkan hasil penelitian atau tidak,” lanjutnya.

ant/nad

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…