Senin, 27 Desember 2010 11:16 WIB News Share :

Insiden laser bisa ganggu hubungan Indonesia-Malaysia

Jakarta–Insiden penembakan laser oleh suporter Malaysia ke arah pemain Timnas Indonesia bisa membuat retak hubungan kedua negara.

Untuk itu harus ada penyelesaian yang baik menyikapi insiden itu. Indonesia harus tetap sportif.

“Tindakan suporter Malaysia menembakkan sinar laser ke arah pemain Indonesia, bila tidak dikelola dengan baik berpotensi untuk menjadi sumber ketegangan hubungan Indonesia-Malaysia ketika pertandingan leg kedua digelar 29 Desember nanti,” kata Guru Besar Hukum Internasional UI, Hikmahanto Juwana, dalam siaran pers, Senin (27/12).

Pemerintah dan para tokoh harus terus mengimbau para suporter Indonesia hingga menjelang pertandingan, agar tidak melakukan tindakan tidak terpuji seperti suporter Malaysia.

“Pelatih dan para pemain pun bila perlu melakukan imbauan yang sama. Mereka bisa menyampaikan tidak membutuhkan suport yang dilakukan oleh pendukung Malaysia. Pendukung Indonesia diminta untuk percaya pada kemampuan para pemain dan pelatih untuk mengalahkan Timnas Malaysia,” jelasnya.

Presiden SBY, menurutnya, sudah melakukan tindakan tepat dengan meminta Menpora untuk melakukan protes atas tindakan Malaysia, agar masyarakat tidak bertindak liar dan mempercayai pemerintah dalam mengatasi masalah yang dihadapi.

“Pendukung Timnas Indonesia diharapkan agar benar-benar menghayati sportivitas. Menang atau kalah Timnas Indonesia tidak diciderai dengan kecurangan ataupun tindakan memalukan,” urainya.

Indonesia, harus bisa menunjukkan pada Malaysia bahwa permainan sepakbola cukup diselesaikan di lapangan. “Dan tidak perlu merambah pada ketegangan hubungan diplomatik, bahkan hubungan antar masyarakat,” tutup Hikmahanto.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
Perusahaan Outsourcing PLN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…