Senin, 27 Desember 2010 11:49 WIB Ekonomi Share :

Harga emas merosot hampir 1%

Singapura–Harga emas dan logam mulia kembali merosot hampir 1%, setelah China menaikkan suku bunganya pada akhir pekan lalu.

Pada perdagangan Senin (27/12) di Singapura, harga emas di pasar spot sempat turun ke titik terendahnya dalam sepekan di US$ 1.371,1 per ounce, sebelum akhirnya membaik ke US$ 1.373,35. Harga emas tercatat turun 0,8% dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Seperti dilansir detikcom, harga emas berjangka juga turun 0,4% ke level US$ 1.374,4 per ounce.

Demikian pula harga perak juga turun 1,4% ke level US$ 28,81, dan sempat mencapai titik terendahnya dalam sepekan di US$ 28,75.

Platium turun 1% menjadi US$ 1.706 dan spot palladium juga turun 1% menjadi US$ 745,5.

Selain komoditas logam, harga minyak mentah dunia juga mengalami koreksi tipis setelah melonjak tajam pada akhir pekan lalu. Pada awal perdagangan Senin di Singapura, harga minyak mentah tercatat turun 49 sen menjadi US$ 91,02 per barel.

Seperti diketahui, pada Sabtu (25/12), China memutuskan kenaikan suku bunganya 25 basis poin untuk kedua kalinya dalam kurun waktu 3 bulan terakhir. Keputusan itu diambil dalam rangka meredam dampak inflasi yang semakin membubung tinggi di China.

Keputusan China tersebut diprediksi akan terus menekan pergerakan pasar komoditas di awal pekan ini. Harga komoditas telah melonjak tajam dalam rangka antisipasi inflasi di China, yang merupakan pasar kunci untuk seluruh komoditas.

dtc/nad

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…