Senin, 27 Desember 2010 18:15 WIB Hukum Share :

Curi LCD di Jebres, residivis dibui

Solo (Espos)--Jajaran Polsek Jebres meringkus pencuri LCD di rumah warga di Sudiroprajan, Jebres akhir pekan kemarin. Pencuri yang belakangan bernama Selamet Prasetyo, 32, warga Sangkrah, Pasar Kliwon merupakan seorang resdivis dalam kasus pencurian di waktu sebelumnnya.

Menurut Kapolsek Jebres, AKP I Wayan Sudhita mewakili Kanitreskrim, Iptu Suharjo dan Kasi Humas, Aiptu Suradi mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Nana Sudjana saat menjalankan aksinya, tersangka tidak sendirian. Sebaliknya, dirinya bersama-sama seorang temannya berinisial Agn yang saat ini masih buron.

Modus yang digunakan tersangka saat menjalankan aksinya, yakni dengan mencongkel pintu bagian depan. Usai mencongkel, tersangka masuk ke dalam rumah dan mengambil barang-barang berharga. Di dalam rumah, tersangka berhasil menggasak sebuah LCD merk LG. “Saat beraksi, Selamet ini ketahuan sama pak RW yang kebetulan bernama Slamet juga. Waktu itu, Pak RW sempat dijotos sebelum tersangka melarikan diri,” tegas dia saat ditemui wartawan di ruang kerjanya akhir pekan kemarin.

Lebih lanjut dia mengatakan, lantaran sudah tepergok massa, Agn segera berinisiatif melarikan diri. Di sisi lain, Selamet Prasetyo masih berusaha mencari jalan keluar. Hingga akhirnya, Selamet Prasetyo dapat diringkus di lokasi kejadian. “Selamet Prasetyo ini berperan sebagai otak pencurian. Sedangkan, Agn yang masih buron hanya menemani. Tersangka nantinya akan kami jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian,” katanya.

Menurut pengakuan tersangka, dalam satu tahun terakhir sudah melakukan aksi pencurian sebanyak dua kali. Di waktu sebelumnnya, dia mengakui telah mencuri Ponsel di Pasar Kliwon. Waktu itu, dirinya dihukum selama 6 bulan kurungan. “Selepas dari penjara saya bingung tidak memiliki pekerjaan. Dengan terpaksa, saya mencuri lagi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” kata Selamet Prasetyo.

pso

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…