Senin, 27 Desember 2010 22:03 WIB Wonogiri Share :

2015, Wonogiri entaskan 8.287 keluarga sangat miskin

Wonogiri (Espos)–Sebanyak 8.287 keluarga di Kabupaten Wonogiri diharapkan bisa terentaskan dari garis kemiskinan pada 2015 mendatang. Hal itu diupayakan melalui program keluarga harapan (PKH) dari Kementerian Sosial yang bakal digulirkan mulai 2011 mendatang.

Plh Kasubbag Tata Usaha (TU) Direktorat Jaminan Kesejahteraan Sosial Kementerian Kesehatan, Sri Wulan Sugiharti mengungkapkan hal tersebut saat menghadiri rapat koordinasi dan sosialisasi program PKH dengan peserta petugas pendamping PKH dan camat di wilayah penerima bantuan, Senin (27/12) di Ruang Data Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri.

Ditemui wartawan di sela-sela acara, Wulan, sapaan akrabnya mengatakan Wonogiri merupakan satu di antara lima kabupaten/kota di Jateng yang menerima program tersebut. “Kami lihat, Wonogiri memiliki tingkat kemiskinan cukup tinggi. Selain itu, ada komitmen dari pemerintah daerah setempat untuk memutus rantai kemiskinan dan menerima program ini sebagai salah satu upaya,” kata Wulan.

Dalam program tersebut, Wulan mengungkapkan setiap keluarga penerima akan mendapatkan bantuan dana berkisar mulai dari Rp 600.000-Rp 2,2 juta per tahun, tergantung pemenuhan sejumlah persyaratan, di antaranya adanya ibu hamil, anak sekolah dan seterusnya. Semakin banyak persyaratan terpenuhi, maka semakin besar dana bantuan yang diterima. Dana bantuan itu, kata Wulan, akan diberikan kepada keluarga penerima hingga 2015 mendatang.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial, Suharno mengungkapkan rapat koordinasi dan sosialisasi PKH dengan mendatangkan petugas dari Kementerian Sosial RI maupun Dinas Sosial Jateng tersebut, bertujuan mempersiapkan pelaksanaan PKH tahun 2011 mendatang. Acara tersebut diikuti oleh 32 petugas pendamping yang telah direkrut dan camat yang warga di wilayahnya menjadi peserta PKH. “Keluarga yang menjadi peserta program ini sudah diverifikasi dan mereka termasuk golongan keluarga sangat miskin (KSM) yang tersebar di 19 kecamatan,” katanya.

shs

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…