Minggu, 26 Desember 2010 10:00 WIB Solo Share :

Soal sumur dalam, ketakutan warga tak beralasan

Solo (Espos)--Wakil Walikota (Wawali) Solo, FX Hadi Rudyatmo, beberapa waktu lalu melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di proyek sumur dalam, Ngipang, Kadipiro.

Hasil sidak, menurut Rudy, panggilan akrab Wawali, proyek pembuatan sumur dalam tetap berjalan sesuai rencana yang telah disiapkan Pemkot.

“Sumur dalam yang dibuat oleh Pemkot tidak akan mengurangi debit air dari sumur dangkal milik warga yang berasal dari resapan air hujan. Karena air yang diperoleh berasal dari lapisan tanah dengan kedalaman lebih dari 100 meter. Jadi, ketakutan warga tidak beralasan. Sumur dalam tidak akan menyerap air dari sumur dangkal milik warga,” paparnya saat ditemui wartawan di sela-sela acara open house yang digelar di rumah dinas (Rumdin) Wawali, Timuran, Banjarsari, Sabtu (25/12).

Ia menambahkan, apabila ada warga yang tidak setuju pada proyek itu atas dasar apa.

“Jika ketakutan mereka tentang keringnya sumur dangkal milik warga, itu sudah dijelaskan sebelumnya. Jangan dipersepsikan sumur dalam seperti bejana berhubungan. Jika sumur dalam bisa mempengaruhi debit air sumur dangkal milik warga. Karena lapisan air tanah ada berbagai macam,” terangnya.

Ke depan, lanjut dia, pengelolaan sumur dalam diserahkan kepada warga. Pemkot tidak akan menarik retribusi, maka masyarakat bisa mengembangkan pengelolaan seperti membentuk koperasi.

“Program ini juga bermaksud memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai antisipasi kesulitan air 20 tahun ke depan,” pungkas Rudy.

m91

lowongan pekerjaan
PKG 39, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Ada Kabar Hoaks Apa Hari Ini?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (04/01/2018). Esai ini karya Yessita Dewi, penulis cerita pendek dan aktif di Buletin Sastra Pawon. Alamat e-mail penulis adalah yessitadewi@gmail.com. Solopos.com, SOLO—Tung! Tung! Tung! Notifikasi telepon pintar saya berbunyi. Fungsinya sama dengan kentungan,…