Minggu, 26 Desember 2010 10:48 WIB Sport Share :

PKS wajibkan kadernya Nobar final Piala AFF

Jakarta–Presiden PKS Luthfie Hasan Ishaaq menginstruksikan semua kader PKS menonton laga final piala AFF antara Indonesia-Malaysia.

Meski hanya melalui televisi, tapi partisipasi demikian setidaknya bisa menyemangati kesebelasan Timnas PSSI.

“Instruksi DPP agak unik tapi mungkin sebagai bentuk kebanggaan terhadap Timnas sepakbola. Kami instruksikan untuk menonton bersama final piala AFF, tidak harus VIP, bisa sambil membakar jagung atau menyantap bubur kacang hijau,” ujar Luthfie dalam seminar Refleksi Akhir Tahun PKS di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (26/12).

Luthfie menuturkan, saat ini sepakbola menjadi olahraga yang sedang naik daun. Kesuksesan Timnas meluncur hingga final piala AFF layak diapresiasi.

“Jadi mari kita jadikan bukan semata-mata hiburan tapi sebagai dorongan agar semakin kompetitif dan maju ke depan,” paparnya.

Luthfie kemudian menkritisi lemahnya perhatian PSSI terhadap animo masyarakat yang hendak menonton final AFF.

Menurutnya, panitia harusnya memperhatikan betul kebutuhan suporter yang menjadi pemain ke-12 yang memberikan dorongan semangat kepada Timnas.

“Selama ini masalah tiket telah menimbulkan ekses negatif yang harus diperbaiki,” kritiknya.

Hadir dalam acara ini Presiden PKS didampingi Ketua FPKS, Mustafa Kamal, Ketua BKSAP DPRR dari FPKS Hidayat Nurwahid, dll. Namun demikian tidak nampak Sekjen PKS Anis Matta dan mantan Presiden PKS, Tiffatul Sembiring dalam acara ini.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…