Minggu, 26 Desember 2010 20:40 WIB Wonogiri Share :

Kasus perampokan meningkat 300%

Wonogiri (Espos)--Jumlah kasus perampokan atau pencurian dengan kekerasan (Curas) di wilayah hukum Polres Wonogiri pada 2010 ini cenderung meningkat. Dibandingkan tahun 2009 lalu, jumlah tersebut naik hingga tiga kali lipat alias 300%. Data dari Polres Wonogiri menyebut pada 2010 ini ada sembilan kasus perampokan, bahkan ada yang menggunakan senjata api. Sedangkan pada 2009 lalu, hanya ada tiga kasus perampokan yang dilaporkan.

Kendati demikian, Wakapolres Wonogiri Kompol H Sudarto, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Nanang Avianto, mengungkapkan secara keseluruhan, laporan masyarakat terkait tindak kriminalitas tahun ini menurun dibanding tahun 2009. Penurunan itu diklaim sebagai bentuk peningkatan kinerja polisi dalam menjaga lokasi rawan tindak kriminalitas.

Didampingi Kasatreskrim, AKP Sugiyo, Wakapolres menyatakan tahun ini terdapat 185 pelaporan, sebanyak 156 kasus atau 84% berhasil diselesaikan. “Jumlah laporan menurun dibanding setahun lalu, yang mencapai 271 pelaporan dengan tingkat penyelesaian sebanyak 257 kasus atau 94%,” ujar Wakapolres, kepada wartawan, Jumat (24/12).

Dari laporan yang masuk, terbanyak ditempati kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), yakni mencapai 41 kasus, di mana 30 kasus atau 73% di antaranya berhasil dirampungkan. Tahun sebelumnya kasus serupa dilaporkan oleh masyarakat sebanyak 50 kasus, dengan penyelesaian sebanyak 44 kasus atau 86%.

Lebih lanjut Wakapolres mengatakan 185 kasus yang dilaporkan oleh masyarakat terdiri atas sedikitnya 20 jenis tindak kejahatan. Di antaranya, Curat, Curas, kabakaran, Curanmor, penipuan, penggelapan, perjudian ataupun kekerasan dalam rumah tangga dan perlindungan anak. “Perjudian menjadi kasus peringkat kedua yang dilaporkan masyarakat. Sebanyak 31 kasus yang dilaporkan, semua sudah diselesaikan.”

tus

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…