Minggu, 26 Desember 2010 20:54 WIB Sukoharjo Share :

DKK usulkan kartu kendali Jamkesda

Sukoharjo (Espos)--Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo mengusulkan pembuatan kartu kendali bagi pasien miskin yang akan mengakses jaminan kesehatan daerah (Jamkesda).

Kartu kendali tersebut diperlukan untuk mempermudah layanan kesehatan yang efektif, efisien dan tepat sasaran bagi warga miskin (Gakin). Kasi Bagian Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) DKK Sukoharjo, Sri Wahyuni, mengungkapkan informasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sukoharjo menetapkan kuota Jamkesda untuk 2011 sebanyak 53.211 jiwa. Kuota tersebut ditetapkan bagi Gakin yang tidak terdata pada Jamkesmas.

“Untuk pelayanan Jamkesda ke tingkat puskesmas, Pustu, dan PKD sejauh ini tidak pernah kurang. Namun, tetap saja akan lebih mudah kalau ada kartu Jamkesda,” jelas Wahyuni saat dijumpai wartawan di Kantor DKK pekan lalu.

Wahyuni melanjutkan usulan pembuatan kartu Jamkesda sudah diutarakan DKK di berbagai forum. Dia berharap usulan pembuatan kartu Jamkesda bisa direalisasikan agar layanan kesehatan tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal Gakin.

“Seperti Jamkesmas ada kartunya, namun bagi Jamkesda selama ini warga yang ingin pakai Jamkesda hanya cukup menunjukkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) saja sudah cukup,” terang Wahyuni.

hkt

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…