Foto Sulastri, TKW asal Sragen yang dikabarkan meninggal di Arab Saudi
Minggu, 26 Desember 2010 04:41 WIB Sragen Share :

Diduga dianiaya majikan, TKW asal Sragen tewas di Arab Saudi

Foto Sulastri, TKW asal Sragen yang dikabarkan meninggal di Arab Saudi

Sragen (Espos)–Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Dukuh Cemeng, RT 8/RW III, Desa Plumbon, Sambungmacan, Sragen, Sulastri, 39, dilaporkan tewas jatuh dari ketinggian tertentu dan diduga akibat dianiaya majikannya di Arab Saudi. Ibu dari tiga anak itu mengalami nasib nahas lantaran diduga meminta gaji selama 10 bulan yang menjadi haknya selama bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT).

Kematian Sulastri baru diterima keluarganya di Sragen setelah menerima faksimile pada 20 Desember lalu dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, Arab Saudi. Berdasarkan surat faksimile nomor 622184998543 yang dikirimkan PT Amri Margatama menyebutkan KBRI menerima laporan dari seorang warga negara Arab Saudi bernama Sultan Muhammad Al Thawil perihal kematian seorang tenaga kerja TKI atas nama Sulastri binti Pawiro Paimin pada 13 Desember lalu.

Surat faksimile itu juga menyebut tanggal pemberangkatan tenaga kerja wanita (TKW) itu pada 15 September 2006 dan meninggal dunia pada 7 Oktober 2010 akibat jatuh dari ketinggian. Surat itu menjelaskan pengiriman TKW itu melalui PT Amri Margatama Jakarta.

Kakak korban, Sriyanto, 42, saat dijumpai wartawan di rumah Kepala Desa Plumbon, Sabtu (25/12), mengungkapkan kabar kematian adiknya diketahui saat menghubungi salah satu temannya yang juga menjadi pembantu dengan majikan yang sama. Menurut dia, semula Sulastri berjanji bakal pulang ke Indonesia pada liburan haji tahun ini. Namun hingga sekarang tak ada kabar beritanya.

“Kami berupaya menghubungi nomor HP sulastri juga tidak aktif dan berhasil menemukan nomor HP temannya. Sulastri bekerja di Arab Saudi bersama tiga orang pembantu lainnya dengan majikan yang sama. Dari teman Sulastri itu kami diminta menghubungi ke KBRI, karena Sulastri telah meninggal dunia,” terang Sriyanto yang didampingi suami korban, Suparjiyo, 50.

Setelah mendengar berita itu, Suparjiyo dan keluarganya langsung ke Jakarta untuk mencari PT Amri Margatama guna menanyakan kondisi Sulastri. Namun Suparjiyo diminta menunggu untuk konfirmasi ke KBRI. Dia diminta mengirimkan surat permohonan penjemputan dan pemakaman Sulastri ke KBRI di Riyadh, Arab Saudi dengan mengetahui Kepala Desa (Kades) Plumbon Joko Widodo.

“Sulastri beberapa kali mengirim uang ke keluarga untuk kebutuhan biaya sekolah anak dan untuk kebutuhan lainnya. Beberapa waktu lalu, dia pernah mengirim uang untuk membeli sepeda motor. Saat berkomunikasi kali terakhir, Sulastri akan pulang pada liburan haji sembari menunggu gajinya selama 10 bulan yang belum dibayarkan. Saya menduga Sulatri meninggal karena dianiaya majikan. Karena dari penuturan temannya, Sulastri pernah dipukuli majikannya dan sempat dibawa ke kantor polisi setempat,” kisah Suprajiyo.

Suparjiyo dan keluarganya menghendaki jenazah Sulastri segera dikirimkan ke Indonesia secepatnya, karena selama dua bulan lebih kondisi jenazah belum dimakamkan. Dia berencana akan mengautopsi jenazah sesampainya di Indonesia untuk mengetahui penyebab kematian Sulastri.

Kades Plumbon, Joko Widodo mengaku segera mengirimkan surat sesuai dengan permintaan KBRI di Riyadh. Menurut dia, pemberangkatan TKW ini ternyata tidak melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, melainkan langsung ke perusahaan penyalurahan tenaga kerja luar negeri di Jakarta. “Kami akan melakukan inventarisasi warga yang bekerja menjadi TKI di wilayah desanya, mengingat selama ini para TKI hanya meminta surat izin saja, sehingga tidak terpantau,” tambahnya.

trh

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…