Minggu, 26 Desember 2010 10:30 WIB News Share :

Cak Anam tak kaget puluhan Kiai eksodus ke PPP

Surabaya–Ketua Umum DPP PKNU Choirul Anam, tidak terkejut mendapat puluhan orang kiai di Jawa Timur yang selama ini menjadi pengurus teras PKB dan PKNU, menyatakan diri bergabung ke PPP. Eksodus tersebut sudah dia ketahui berlangsung sejak Maret 2010.

“Mungkin orang lain kaget, tapi saya biasa saja. Ya bikin guyon saja,” kata Choirul Anam di sela-sela kedatangannya ke sela-sela haul Gus Dur, di GOR CLS Kertajaya, Surabaya, Minggu (26/12).

Pria yang biasa dipanggil Cak Anam, menuturkan, informasi mengenai eksodus para kiai ke PPP sudah dia dapat dari temannya yang juga sebagai pengurus PPP.
Aksi eksodus tersebut dinilainya sebagai hak politik dari masing-masing individu bersangkutan.

“Bagaimana politik kan beliau lebih paham. Secara administrasi kita nggak tahu, itu kan pernyataan di media,” sambungnya.

Ketika ditanya, apakah para kiai yang juga pendiri PKNU yang mebelot ke PPP, akan mendapatkan sanksi dari PKNU, Anam hanya tersenyum saja.

“Nggak ada, itu kan hanya klaim saja. Kalau pendiri itu otomatis di PKNU,”  jelasnya.

Sementara itu, Cak Anam mengaku kedatangan ke acara haul Gus Dur di GOR CLS, hanya memenuhi undangan dan menghormati Gus Dur.

“Saya kan mendapatkan undangan, ya saya datang. Saya ini murid setianya Gus Dur, saya menghormatinya,” ujar Cak Anam.

Mereka yang memberikan pernyataan resmi bergabung ke PPP disertai pembubuhan tanda tangan di depan Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali (SDA) di Ponpes Lirboyo Kediri; Sabtu (25/12), adalah:

KH Idris Marzuqi (Dewan Syuro DPP PKNU)
KH M Anwar Manshur (PP Lirboyo)
KH Imam Yahya Mahrus (PP Lirboyo)
KH Huda Jazuli (PP Ploso, Kediri)
KH Zainudin Jazuli (Mustasyar DPP PKB)
KH Miftakhul Akhyar (Ro’is Syuriah PWNU Jatim)
KH Mujib Imron (anggota DPD RI 2004-2009)
KH Kafabihi Mahrus (PP Lirboyo)
KH Anwar Iskandar (PP Jamsaren, Kediri)
KH Mas Subadar (KH RU Besuk Pasuruan)
KH Zaini Sholeh (Sampang)
KH Mas Mansur (PP Sidoresmo, Surabaya),
KH Mutawakkil ‘Alallah (Ketua PWNU Jatim)
KH Nuruddin (PP Nurul Qodim, Probolinggo, Dewan Syuro DPW PKNU Jatim)
KH Masbuchin Faqih (PP Suci Gresik)
KH Abdulloh (PP Langitan, Tuban)
KH Baidlowi (PP Berasan, Banyuwangi)
KH Abd Ghaffar (Pamekasan)
KH Ardani (Blitar)
KH Arsyad (Tulungagung)
KH Irvan Yusuf (PP Tebuireng)
KH Mas Fuad (PP Sidogiri, Pasuruan)
KH Jiryan Hasbulloh (Joresan, Ponorogo)
KH Hisyam Syafa’at (Blokagung, Banyuwangi)
KH Nur Khozin (Malang).

dtc/nad

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…