Sabtu, 25 Desember 2010 07:00 WIB Sport Share :

Suporter Indonesia diminta tak buat rusuh

Jakarta--Ribuan suporter Indonesia akan menyaksikan langsung gelar final piala AFF di Stadion Bukit Jalil, Malaysia.

Para suporter pun diminta tertib dan menghormati peraturan yang berlaku di Malaysia.

“Jangan sampai saking euforianya, lupa dengan aturan yang ada di sana,” ujar Sosiolog UI, Musni Umar seperti dilansir detikcom, Sabtu (25/12).

Musni meminta agar tidak ada hinaan atau makian yang dilakukan para suporter Indonesia di sana.

Apalagi pada simbol-simbol negara seperti lagu kebangsaan dan bendera Malaysia. Spanduk yang dibawa juga hendaknya bukan spanduk yang bernada provokatif.

“Kemarin saya lihat di GBK, ada spanduk bertuliskan Ganyang Malingsia. Nah, spanduk seperti ini janganlah dibawa-bawa ke sana,” pinta Doktor lulusan Universitas Kebangsaan Malaysia ini.

Musni menjelaskan hubungan Indonesia-Malaysia sempat menghangat. Namun, apa pun hasil pertandingan tersebut, semua pihak harus berbesar hati. Tidak perlu ada aksi anarkis yang dilakukan suporter kedua belah pihak.

“Rasional saja. Ada yang menang pasti ada yang kalah. bersikaplah dewasa menerima kekalahan atau kemenangan,” jelasnya.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…