Sabtu, 25 Desember 2010 15:55 WIB News Share :

Natal, omset pedagang pakaian Beringharjo meningkat 40 persen

Yogyakarta--Omset penjualan para pedagang pakaian di Pasar Beringharjo, Yogyakarta saat libur Natal meningkat 40 persen dibandingkan dengan hari biasa.

“Kecenderungan peningkatan omset penjualan sudah mulai terasa sejak empat hari lalu, dan bertepatan dengan libur Natal ini sudah meningkat hingga 40 persen,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Yogyakarta Ujun Junaedi, di Yogyakarta, Sabtu (25/12).

Menurut dia, peningkatan omzet pedagang pakaian di Pasar Beringharjo itu, kemungkinan hingga 10 hari setelah Tahun Baru 2011, meskipun puncak peningkatan omset hanya akan terjadi hingga akhir tahun.

Namun demikian, pedagang pakaian di Pasar Beringharjo mengeluhkan peningkatan omset saat libur Natal dan Tahun Baru 2011 tidak sebesar tahun sebelumnya.

“Banyak teman-teman pedagang yang mengatakan ada kecenderungan penurunan omset pada libur Natal 2010 dibanding tahun sebelumnya karena dampak erupsi Gunung Merapi,” jelasnya.

Meskipun masih dibayangi pengaruh erupsi Gunung Merapi, Ujun menegaskan seluruh pedagang optimistis keadaan akan semakin baik dari hari ke hari.

“Peningkatan omzet penjualan memang tidak akan sebesar saat Lebaran, tetapi kami optimistis bahwa libur Natal dan Tahun Baru ini hasil yang kami peroleh akan tetap baik,” jelasnya.

Ia menyampaikan pakaian batik dan seluruh pernak-pernik batik masih menjadi primadona konsumen, disusul produk pakaian impor dengan model potongan tentara (army look).

“Masuknya tim nasional sepak bola Indonesia ke final Piala AFF juga turut mendongkrak omset penjualan pakaian terutama kaus tim,” imbuhnya.

Di Metro Beringharjo yang menjadi pusat perdagangan pakaian di pasar ini terdapat tiga pedagang yang menjual kaus ‘tim nasional Indonesia’.

“Kaus timnas masih menjadi barang yang paling laku,” lanjutnya.

ant/nad

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…