Sabtu, 25 Desember 2010 23:38 WIB Sport Share :

Menpora
Saya hanya ingin pastikan kondisi Timnas

Kuala Lumpu — Kedatangan dua wakil Menpora Andi Mallarangeng ke hotel tim nasional sempat mendapatkan penolakan dari pelatih Alfred Riedl. Menurut Menpora, kedatangan kedua wakilnya itu hanya untuk memastikan kondisi timnas saja.

Seperti diberitakan sebelumnya, keinginan dua staf KBRI yang meminta para pemain menemui Menpora mendapatkan penolakan dari Riedl. Sang pelatih tak ingin konsentrasi pemainnya diganggu oleh hal-hal lain di luar lapangan.

“Kedatangan saya ke Kuala Lumpur adalah bagian dari tugas saya sebagai Menpora RI, sebagai penanggung jawab keolahragaan di Indonesia. Sebagaimana biasanya, setiap kontingen olahraga  Indonesia bertanding di luar negeri, tugas saya dan jajaran Kemenpora adalah memberikan fasilitasi & mendukung timnas utk memenangkan pertandingan.” ujar Menpora Andy Mallarangeng kepada detikcom, Sabtu (25/12).

“Salah satunya adalah memastikan hal-hal teknis dan nonteknis semua berjalan dengan baik, termasuk akomodasi, makanan, transportasi, termasuk hubungan dengan pemerintah setempat dsb. Belum lagi menyangkut suporter Indonesia yang ada di Malaysia dan yang datang dari tanah air.”

“Sesampai saya tadi siang di KL, saya langsung mengadakan pembicaraan dengan Menteri Belia & Sukan Malaysia untuk memastikan semua berjalan lancar untuk timnas Indonesia, serta suporter Indonesia terutama alokasi tiket.”

“Saya juga sudah bertemu dengan perwakilan pelajar dan mahasiswa serta masyarakat Indonesia didampingi oleh Dubes kita di Malaysia. Intinya agar masyarakat Indonesia mendukung ? Tiimnas kita dengan bersemangat, tetapi tertib dan damai. Kita menjadi tamu yang baik dan nanti menjadi tuan rumah yang baik.”

“Sedianya, malam ini saya ingin mengecek kesiapan timnas kita sambil makan malam di tempat mrk menginap. Tentu saja sekaligus memberi semangat kepada seluruh jajaran timnas. Namun saya mendapat info bahwa timnas sedang berkonsentrasi bersama pelatih, karena itu saya tidak ingin menggangu konsentrasi mereka. Yang penting, kesuksesan timnas adalah nomor satu.”

“Sepanjang semua hal teknis & nonteknis sudah beres, saya sudah senang. Kebetulan juga saya pun sempat bertemu malam ini dengan Pak Nurdin Halid dan mendapatkan laporan langsung tentang situasi dan kondisi Timnas kita, mulai dari soal penginapan, makanan, latihan dan sebagainya. Beberapa hal sempat ada persoalan, tapi sudah teratasi. Bagi saya itu sudah cukup.”
 
“Insya Allah, dengan doa dan dukungan seluruh rakyat Indonesia, timnas kita besok bisa berjaya di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Mari kita dukung bersama,” tandasnya. detikcom

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…