Jumat, 24 Desember 2010 19:32 WIB News Share :

Seorang pria diamankan polisi seusai ricuh di GBK

Jakarta – Insiden ricuh kembali terjadi saat antrean tiket final AFF Suzuki Cup 2010 di Gelora Bung Karno, Senayan. Seorang pria dipukuli satgas PSSI karena disangka provokator. Akhirnya, pria yang diketahui bernama Iqbal Prakasa itu diamankan polisi.

“Sekarang diamanin petugas dibawa ke Polsek Tanah Abang. Dia terakhir kontak aku dah mau dibawa ke Tanah Abang. Mati Hp-nya, nggak bisa dihubungi nggak diangkat,” ujar teman Iqbal, Zen Rahmat saat dihubun, Jumat (24/12).

Menurut Zen, Iqbal memang membawa selebaran yang isinya mengkritik PSSI. Namun, dia tidak bisa memastikan apakah karena itu para anggota satgas PSSI memukulinya.

“Kita sambil nyebarin selebaran kritik PSSI. Kita bilang bahwa PSSI busuk, bobrok dan kebobrokan itu terlihat betul, memang mekanismenya ngawur,” ungkapnya.

Sementara petugas SPK Polsek Tanah Abang, Ipda Safiru membenarkan seorang pemuda diamankan. Namun Safiru menegaskan kalau Iqbal tidak diperiksa.

“Ngga kenapa-kenapa, cuma ngobrol-ngobrol aja di sini. Biar dingin aja, belum pulang. Yah tadi kan panas (suasana). Nggak diperiksa dan nggak bakal ditahan juga,” tutur Safiru saat dihubungi.

Namun berbeda dengan keterangan polisi, Zen kemudian menegaskan Iqbal tidak hanya sekedar ngobrol-ngobrol. Iqbal juga diminta untuk membuat surat pernyataan tak akan memprotes soal sistem penjualan tiket di PSSI.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pribumi dalam Kuasa Kata

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (26/10/2017). Esai ini karya Aris Setiawan, pengajar di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah segelas.kopi.manis@gtmail.com.  Solopos.com, SOLO–Pada 19 juli 1913 terbit artikel berjudul Als ik een Nederlander was (Andai Saya…