Jumat, 24 Desember 2010 18:19 WIB News Share :

Polisi
Yang meledak di tangan bocah bukan granat tapi peluru

Riau — Polres Kampar, Riau memastikan bahwa benda yang meledak di tangan seorang bocah, bukan jenis peledak granat. Setelah dilakukan penyelidikan, benda yang meledak tersebut hanya jenis peluru.

“Jadi bukan granat sebagaimana disebutkan warga. Setelah kita lakukan pengecekan, ternyata benda yang meledak itu merupakan peluru. Barang bukti yang kita amankan, berupa selongsong yang berdiamater 2,5 cm,” kata Kapolres Kampar, MZ Muttaqien kepada detikcom, Jumat (24/12).

Dia menjelaskan, Sukri (12) bocah yang menjadi korban itu, kini dirawat di RS Awal Bros di Pekanbaru. Akibat ledakan peluru tersebut, di bagian jari tangan kanan dan tangan kiri sebagian terputus. Korban merupakan warga Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kab Kampar, Riau.

“Korban juga mengalami luka bakar di bagian wajahnya karena ledakan tersebut. Peluru itu bisa meledak ketika korban menggesekkan atau membenturkan dua peluru yang dia dapatkan di pinggir sungai. Akibat benturan itu kedua peluru tersebut meledak,” kata Muttaqien.

Kronologi kejadian, berdasarkan keterangan orangtua korban, Rustam (49) bahwa pagi itu ketika mereka akan pergi ke ladang, anaknya menemukan dua benda besi kuningan sepanjang 7 cm dengan diameter 2,5 cm. Benda besi itu ditemukan bocah itu di bibir sungai Kampar.

Dari sana, bocah ini membawa kedua peluru ke dalam perahu milik orangtunya. Anak dan bapak ini rencananya akan membawa peluru untuk menyeberangi sungai Kampar menuju ladang mereka. Ketika mesin kapal pompong dihidupkan, tiba-tiba terdengar suara ledakan.

“Kita masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui jenis peluru tersebut. Sampel serbuk, serpihan bekas selonsong tengah kita proses penyelidikan,” ungkapnya.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…