Jumat, 24 Desember 2010 09:22 WIB News Share :

Liburan Natal, tiket kereta bisnis dan eksekutif ludes

Jakarta–Seperti biasanya, transportasi kereta api masih menjadi favorit masyarakat untuk bepergian pada liburan Natal dan Tahun Baru. Buktinya, tiket duduk kereta ekonomi, bisnis dan eksekutif untuk malam ini habis terjual.

“Memang puncaknya malam ini semua tiket duduk full. Bisnis full, eksekutif full,” kata Kepala Daops I KAI Mateta Rizalul Haq saat dihubungi, Jumat (24/12).

Mateta menjelaskan, meski tiket duduk untuk kelas bisnis telah habis, namun PT KAI masih menjual tiket untuk masyarakat. “Tiket berdiri kita masih jual. Jumlahnya maksimal 25 persen dari setiap kereta,” jelasnya.

Mateta mengatakan, tak ada antisipasi khusus untuk menyambut liburan Natal dan Tahun Baru. Semua kereta yang difungsikan bersifat reguler. Umumnya tujuan kereta yang dipadati penumpang berhenti di stasiun Jawa Tengah dan Jawa Timur. “Jogja, Solo. Tapi Malang dan Solo relatif ramai,” tukasnya.

Data yang dihimpun sementara, kata Mateta, jumlah penumpang yang diberangkatkan pada tanggal 21 Desember mencapai 25.489 penumpang. Angka ini jauh lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yakni 26.389 penumpang. Sementara pada 22 Desember, penumpang yang berangkat mencapai 27.863 orang sementara untuk tahun kemarin mencapai 25.784. “Masih dinamis (angka). Puncaknya hari ini kita belum tahu berapa,” tandasnya.

Sementara untuk tahun baru, lanjut Mateta, puncak keberangkatan diprediksi akan terjadi pada tanggal 30-31 Desember. Hal ini dikarenakan pemesanan tiket untuk dua hari tersebut sudah mulai tinggi. “Sudah 90 persen lah,” pungkasnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…