Jumat, 24 Desember 2010 09:04 WIB Internasional Share :

Ledakan di Kedubes Swiss, FAI mengaku bertanggung jawab

Roma--Sebuah kelompok yang menamakan dirinya sebagai kelompok anarkis Italia (FAI) mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom parsel di Kantor Kedubes Swiss dan Chile di Roma, Italia.

Sebuah tulisan ditemukan menempek di pakaian pria yang terluka di Kedubes Chile. Dalam tulisan tersebut dia mengaku sebagai pelaku pemboman. “Kita ingin merusak sistem yang dominan, jayalah FAI, jayalah anarki,” demikian tulisan tersebut dalam bahasa Italia, seperti dikutip reuters, Jumat (24/12).

Sebelumnya, dua ledakan bom paket dilaporkan menyebabkan dua orang luka parah di kedutaan besar Swis dan Chile di ibukota Italia, Roma. Seorang staf kedutaan mengalami luka-luka serius di kedua tangannya.

Beberapa jam kemudian sebuah bom paket lain meledak di kedutaan besar Chile dan satu orang lagi dilaporkan luka-luka.

Juru bicara kedutaan Swis mengatakan kepada Reuters bahwa ledakan di sana terjadi sekitar tengah hari waktu Italia (18.00 WIB). Ketika mengunjungi lokasi ledakan di kedutaan Swis Menteri Luar Negeri Italia Franco Frattini menyebut tindakan itu sebagai tindakan “yang harus dikecam”.

Menurut surat kabar kanan-tengah Italia Corriere della Sera, penyelidikan awal polisi “difokuskan kepada lingkungan anarkis yang terkait dengan kelompok eko-teroris.”

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…