Jumat, 24 Desember 2010 07:50 WIB Solo Share :

KNPI
Dukungan kegiatan pemuda minim

Solo (Espos)--Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Solo menilai selama ini dukungan kegiatan kepemudaan di Kota Bengawan masih minim. Hal itu tercermin dari tidak adanya alokasi anggaran dari Pemkot Solo untuk memajukan kegiatan organisasi kepemudaan.

Penilaian itu disampaikan KNPI ketika menggelar audiensi dengan Komisi IV DPRD Kota Solo di gedung wakil rakyat setempat, Kamis (23/12). Dalam kesempatan itu, Ketua DPD KNPI Kota Solo, Her Suprabu mengatakan, tidak adanya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) khusus yang menangani kepemudaan membuat perkembangan organisasi kepemudaan di Kota Solo tidak maksimal. Sebenarnya, bidang kepemudaan selama ini ditangani oleh SKPD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Akan tetapi, selama ini Disdikpora lebih mengedepankan bidang pendidikan daripada bidang kepemudaan. “Mestinya kedua bidang itu dipisahkan agar bisa berkembang secara seimbang,” kata dia.

Dalam kesempatan itu pula, KNPI meminta kalangan legislatif mengalokasikan anggaran untuk kegiatan kepemudaan di tahun 2011. Pasalnya, selama ini terkesan setiap organisasi kepemudaan bergerak sendiri-sendiri tanpa ada sontekan dana dari Pemkot Solo. “Sebenarnya persoalan dana bukan masalah utama dalam organisasi. Dengan biaya sendiri kami pun masih bisa melakukan sejumlah program kerja. Namun alangkah baiknya jika terdapat anggaran tersendiri untuk kegiatan kepemudaan ini,” sambung dia.

Menanggapi hal itu, Ketua Komosi IV DPDR Kota Solo, Zainal Arifin mengemukakan, wacana pemisahan bidang kepemudaan dengan bidang pendidikan dalam tubuh Disdikpora sudah terpikirkan oleh Komisi IV. Dia mengakui, selama ini Disdikpora sudah cukup repot membidangi pendidikan. Alhasil, bidang kepemudaan cenderung dikesampingkan. “Kami masih menggagasnya. Kemungkinan bidang kepemudaan itu berubah menjadi SKPD baru seperti kantor, badan, atau lembaga,” urai Zainal.

Zainal menjelaskan, draf APBD 2011 sudah disetujui dan tinggal disahkan pada Senin (27/12) mendatang. Dengan begitu, pihaknya tidak bisa mengalokasikan anggaran kepada kegiatan kepemudaan sebagaimana yang diprogramkan KNPI di tahun 2011. Kendati demikian, pihaknya akan berupaya mengusulkan alokasi anggaran itu melalui pembahasan APBD Perubahan 2011. “APBD Perubahan baru dibahas bulan Agustus. Sebelum itu, KNPI bisa menjalin koordinasi dengan Disdikpora untuk meminta dukungan kegiatan,” kata Zainal.

mkd

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…