Jumat, 24 Desember 2010 13:41 WIB Ekonomi Share :

Harga minyak dunia tembus US$ 100 per barel

Jakarta–Harga minyak dunia menembus US$ 91 per barel menempatkannya di posisi tertinggi dalam dua tahun terakhir. Beberapa pengamat memprediksi di akhir tahun ini harga minyak bisa melewati US$ 100 per barel.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (24/12), harga minyak sudah melewati harga tertingginya terakhir 26 bulan yang lalu. Udara yang semakin dingin menyerap lebih banyak minyak sehingga menyedot stok dengan kecepatan yang luar biasa.

Para pialang minyak kini berharap besar kepada negara-negara yang tergabung dalam Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) supaya menghasilkan lebih banyak minyak mentah.

Akan tetapi, pemerintah Libia, salah satu anggota OPEC yang paling berpengaruh dalam penentuan harga minyak dunia, tampak tidak terlalu mengindahkan kenaikan harga minyak yang sudah naik 20% dalam tiga bulan terakhir seiring dengan sentimen positif perkembangan ekonomi tahun depan yang menggembirakan.

“Harga minyak sekarang sudah pas, tapi mungkin masih perlu sedikit ditingkatkan. Sekitar US$ 100 akan jadi harga yang layak sementara ini,” kata Direktur Utama BUMN minyak Libia Shokri Ghanem kepada Reuters dalam pertemuan negara-negara Timur Tengah pengekspor minyak di Kairo.

“Saya kira harga minyak sekarang ini mencerminkan situasi di pasar yang sudah mulai seimbang,” tambahnya.

Harga minyak mentah naik hinga US$ 1,03 ke posisi US$ 91,51 per barel. Ini merupakan posisi tertinggi sejak 7 Oktober 2008 silam, saat harganya menukik tajam dari $ 147 per barel akibat terjadinya krisis finansial di seluruh dunia sehingga investor pun kabur mengamankan aset-asetnya.

Harga minyak jenis Brent merangkak naik 60 sen dari hari sebelumnya menjadi US$ 94,25 per barel menyusul jatuhnya nilai tukar dolar AS.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
NSC FINANCE KARTASURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…