Kamis, 23 Desember 2010 11:21 WIB Solo Share :

Sidak, Dispertan Solo temukan daging sapi glonggongan

Solo (Espos)--Dinas Pertanian (Dispertan) menemukan sebanyak 13 kilogram (kg) daging sapi glonggongan saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pasar tradisional di Kota Solo, Kamis (23/12) dini hari.

Selain daging sapi glonggongan, tim juga menemukan dua kg iga sapi yang mengandung formalin, jerohan dan tulang sapi busuk seberat 19,9 kg, usus ayam busuk seberat lima kg, serta empat ons daging ayam busuk. Kepala Dispertan Kota Solo, Weni Ekayanti mengemukakan Sidak tersebut dilakukan di beberapa pasar tradisional, yaitu Pasar Sidodadi, Pasar Legi, Pasar Gading, Pasar Harjo Daksino, Pasar Nusukan dan Pasar Jongke.

“Di Pasar Nusukan dan Pasar Jongke tidak kami temukan daging sapi maupun ayam yang tidak layak konsumsi. Semua hasil temuan tersebut kami sita dan dibakar,” ujar Weni ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis. Weni menjelaskan daging sapi glonggongan dipasok dari wilayah Boyolali. Pihaknya mencatat ada lima pedagang yang menjual daging sapi glonggongan tersebut. Selain pasar-pasar tradisional, Weni mengatakan Dispertan juga melakukan Sidak rutin ke sejumlah restoran dan hotel di Kota Solo.

sry

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…