Espos/Tri Rahayu PENYEMATAN TANDA—Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narenda (kiri) menyematkan tanda anggota operasi lilin kepada personel Dishubkominfo saat upacara gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2010 di Lapangan Mapolres Sragen, Kamis (23/12).
Kamis, 23 Desember 2010 19:10 WIB Sragen Share :

Saat Natal,setiap gereja dijaga 2 personel Polri


Espos/Tri Rahayu PENYEMATAN TANDA—Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narenda (kiri) menyematkan tanda anggota operasi lilin kepada personel Dishubkominfo saat upacara gelar pasukan Operasi Lilin Candi 2010 di Lapangan Mapolres Sragen, Kamis (23/12).

Sragen (Espos)--Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra menyatakan sebanyak 2/3 kekuatan Polres Sragen dikerahkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru. Minimal setiap gereja dari 97 gereja di Sragen bakal ditempatkan dua personel untuk pengamanan perayaan Natal.

Penegasan itu disampaikan Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra saat dijumpai wartawan, Kamis (23/12), seusai menggelar pasukan Operasi Lilin Candi 2010 di Mapolres Sragen. Upacara gelar pasukan dihadiri seluruh personel Polres, Kodim 0725/Sragen, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan perwakilan pelajar.

Hadir pula sejumlah anggota Forum Pimpinan Daerah Sragen, seperti Bupati Sragen Untung Wiyono, Kajari Sragen Gatot Gunarto, Dandim 0725/Sragen Letkol (Inf) Sugiyo dan perwakilan dari DPRD dan Pengadilan Negeri (PN).

Dalam upacara tersebut, Inspektur Upacara AKBP IB Putra Narendra membacakan amanat Kapolri. Dalam sambutannya, Kapolres menerangkan jumlah gereja di Indonesia mencapai 32.232 gereja yang menyebar di seluruh wilayah Indonesia. Khusus di Sragen, kata dia, jumlahnya hanya 97 gereja.

“Pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel Polres di masing-maisng gereja sesuai dengan besar atau kecilnya gereja. Penempatan personel minimal dua orang dan dibantu pengamanan suwakarsa dari masing-maisng gereja. Dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru perlu diwaspadai adanya ancaman terorisme, mengingat di Sragen ada daftar pencarian orang (DPO) terorisme,” tegasnya.

Di samping itu, sejumlah operasi yang telah dilakukan, seperti operasi penyakit masyarakat dan operasi lainnya menjadi pijakan awal dalam pelaksanaan operasi lilin. Dia mengimbau kepada anggota agar menyiapkan mental dan kesehatannya untuk melaksanakan operasi lilin.


trh

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…