Kamis, 23 Desember 2010 10:18 WIB Sragen Share :

Pengamanan Natal, setiap gereja dijaga 2 personel Polri

Sragen (Espos)–Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra menyatakan sebanyak 2/3 kekuatan Polres Sragen dikerahkan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru. Minimal setiap gereja dari 97 gereja di Sragen bakal ditempatkan dua personel untuk pengamanan perayaan Natal.

Penegasan itu disampaikan Kapolres Sragen AKBP IB Putra Narendra saat dijumpai wartawan, Kamis (23/12), seusai menggelar pasukan Operasi Lilin Candi 2010 di Mapolres Sragen. Dalam upacara tersebut, Inspektur Upacara AKBP IB Putra Narendra membacakan amanat Kapolri. Dalam sambutannya, Kapolres menerangkan jumlah gereja di Indonesia mencapai 32.232 gereja yang menyebar di seluruh wilayah Indonesia. Khusus di Sragen, kata dia, jumlahnya hanya 97 gereja.

“Pengamanan dilakukan dengan menempatkan personel Polres di masing-maisng gereja sesuai dengan besar atau kecilnya gereja. Penempatan personel minimal dua orang dan dibantu pengamanan suwakarsa dari masing-maisng gereja. Dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru perlu diwaspadai adanya ancaman terorisme, mengingat di Sragen ada daftar pencarian orang (DPO) teroriesme,” tegasnya.

Di samping itu, sejumlah operasi yang telah dilakukan, seperti operasi penyakit masyarakat dan operasi lainnya menjadi pijakan awal dalam pelaksanaan operasi lilin. Dia mengimbau kepada anggota agar menyiapkan mental dan kesehatannya untuk melaksanakan operasi lilin.

trh

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…