Kamis, 23 Desember 2010 04:21 WIB Wonogiri Share :

Cekcok soal listrik, menantu bacok mertua

Wonogiri--Aparat Polsek Slogohimo, Wonogiri, Rabu (22/12) menangkap Prihati Krishananto, 37, warga Waru, Desa Waru, Slogohimo, Wonogiri. Penangkapan dilakukan lantaran dia membacok ibu mertuanya sendiri, Ny Sakiyem, 75.

Kapolsek Slogohimo, AKP Bambang mewakili Kapolres AKBP Nanang Avianto, saat dihubungi membenarkan kejadian itu.

Menurut Kapolsek, berdasarkan pemeriksaan sementara, peristiwa pembacokan itu berawal dari cekcok yang terjadi antara pelaku dengan korban. “Rumah mereka di Waru kebetulan bersebelahan depan belakang. Menurut keterangan, listrik yang dipakai di rumah tersangka Kris (tersangka-<I>red<I>)masih menginduk ke rumah mertuanya,” papar Bambang.

Kejadian berlangsung Rabu pagi sekitar pukul 06.00. Saat itu tersangka tengah menyetel tape recorder dan mendadak listrik mati.

“Tersangka mendatangi rumah ibu mertuanya itu dan marah-marah,” kata Kapolsek. Dibakar emosi, tersangka kemudian mengambil pisau besar atau bendho dan menyerang sang mertua. Akibat serangan itu sang ibu mertua mengalami luka di bagian paha kiri dan kepala.

Mendengar keributan itu warga sekitar berdatangan dan segera menolong korban, sementara warga lain ada yang lantas menghubungi polisi. Karena pelaku masih ada di rumah, dengan mudah polisi kemudian meringkusnya. Ny Sakiyem sendiri saat ini masih dirawat di RS Amal Sehat Slogohimo.

“Kami sampai malam ini (kemarin-red) masih terus memeriksa tersangka. Belum diketahui apa ada motif lain, jadi dugaan sementara gara-garanya adalah cekcok soal listrik,” papar Bambang.

tus

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…