Rabu, 22 Desember 2010 21:52 WIB Sport Share :

Mahasiswa Indonesia bakal merahkan Stadion Bukit Jalil

Jakarta--Antusiasme masyarakat Indonesia di Malaysia untuk menyaksikan langsung laga final AFF Suzuki 2010 Cup di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, cukup besar.

Mahasiswa Indonesia yang belajar di Malaysia tidak ketinggalan untuk ikut ‘memerahkan’ Stadion Bukit Jalil demi mendukung Timnas Indonesia.

“Kami sudah mengkoordinasikan seluruh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) cabang agar mengkoordinir anggotanya untuk menonton langsung laga final leg pertama Timnas Indonesia melawan Malaysia,” kata Sekjen PPI se-Malaysia Ali Rama di Kuala Lumpur,Malaysia, Rabu (22/12).

Ali mengungkapkan, sejauh ini sudah beberapa PPI cabang yang siap mengkoordinir anggotanya untuk ‘memerahkan’ Stadion Bukit Jalil, seperti PPI Cabang Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Universiti Putra Malaysia (UPM), Universiti Malaya (UM), Universiti Utara Malaysia (UUM), Kolej Darul Hikmah, Multimedia Universiti Melaka dan Universiti Sains Malaysia (USM).

“Dengan dibukanya loket penjualan tiket di KBRI, jadi memudahkan kami. Kami berharap KBRI juga dapat memfasilitasi kemudahan untuk subsidi bus,” ungkap Ali.

Mahasiswa International Islamic University of Malaysia (IIUM) ini juga mengatakan, antusiasme  mahasiswa Indonesia di kampusnya juga tidak kalah tingginya.

“Jumlahnya sudah hampir tiga bus besar yang menyatakan bakal hadir nonton langsung,” imbuh dia.

Ketua PPI Cabang UKM, Nabil Ahmad Fauzi menuturkan, sejauh ini sudah 150 mahasiswa Indonesia yang terdaftar untuk datang menonton langsung ke Bukit Jalil.

“Ini kalau berdasarkan yang sudah membayar tiket. SAmpai malam ini masih saja ada yang terus mendaftar ke saya. Besok pagi saya akan KBRU untuk membeli tiket bagi rekan-rekan yang sudah membayar,” ujarnya.

Wakil Ketua PPI Cabang UPM Sudarno juga menambahkan, sampai malam ini sudah 25 mahasiswa yang terfdaftar akan membeli tiket.

“Jumlah mahasiswa Indonesia di UPM memang tidak banyak, sekitar seratusan. Sampai malam ini masih saja ada terus yang mau ikut nonton,” cetusnya.

Dalam kesempatan jumpa pers, Dubes RI untuk Malaysia Dai Bahctiar mengatakan, akan mengupayakan subsidi bus bagi pelajar-pelajar Indonesia di Malaysia.

“Kami juga menerima permintaan dari beberapa mahasiswa Indonesia di kampus-kampus yang mereka juga menginginkan bantuan bus. Sepanjang kemampuan, kami usahakan bus-bus untuk membawa mereka ke Bukit Jalil,” kata Dai.

Berdasarkan informasi dari KBRI di Kuala Lumpur, jumlah mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Malaysia mencapai 14 ribu orang. Mereka terdiri dari mahasiswa tingkat S1 sampai post-doctoral yang tersebar di berbagai kampus pemerintah dan swasta.

Salah satu jumlah yang terbesar adalah di UKM. Jumlah mahasiswa Indonesia di UKM ini mencapai 800 orang.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…