MEMOTRET-Pengunjung Museum Sangiran asyik memotret replika manusia purba yang merupakan salah satu tontonan di Museum Sangiran, Rabu (22/12).
Rabu, 22 Desember 2010 20:45 WIB Sragen Share :

Libur sekolah, pengunjung Sangiran membeludak

MEMOTRET-Pengunjung Museum Sangiran asyik memotret replika manusia purba yang merupakan salah satu tontonan di Museum Sangiran, Rabu (22/12).

Sragen (Espos)--Datangnya masa libur sekolah, membuat pengunjung Museum Sangiran membeludak.

Jumlah pengunjung mencapai ratusan orang. Menurut catatan pengelola, jumlah pengunjung Sangiran melonjak sampai 150% dibanding jumlah pengunjung di hari biasa, yang rata-rata hanya 150 orang pengunjung per hari. Lonjakan pengunjung terasa sejak awal pekan ini dan diproyeksi bakal terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, mengingat libur sekolah masih berjalan hingga pekan depan.

Staf Pengelola Objek Wisata Museum Sangiran, Ika Karolina, saat ditemui Espos, di Sangiran, Rabu (22/12), mengatakan lonjakan jumlah pengunjung mulai terasa sejak awal pekan ini. Jumlah pengunjung dari hari ke hari, menurutnya, terus bertambah.

“Baru sejak awal pekan ini ramainya. Sementara saya hitung sudah ada peningkatan separuh dibanding di hari biasa. Kami juga makin sibuk, untung ada tambahan dua pegawai yang mulai tugas di sini sejak Mei 2010, jadi total ada 11 pegawai,” terang Ika.

Pengunjung museum, lanjut dia, didominasi kalangan pelajar, baik siswa SD maupun SMP. Para pengunjung tersebut biasanya datang dalam rombongan. Mereka sengaja memanfaatkan waktu libur untuk mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan mengenai sejarah manusia purba dan binatang purba di masa jutaan tahun silam. Pengunjung, sebutnya, berasal dari berbagai wilayah di seputar Soloraya.

Sementara itu, salah satu pengunjung Museum Sangiran berasal dari SMP Negeri (N) 1 Wedi, Klaten. Guru pendamping siswa, Darmaji menungkapkan pihak sekolah mengajak 74 siswa kelas VII, VIII dan IX untuk mengunjungi Sangiran dalam rangka memanfaatkan hari libur sekolah. Selepas kembali dari kunjungan, siswa diminta membuat tugas karya ilmiah untuk dipresentasikan saat masuk sekolah dua pekan mendatang.

“Kami dari SMP N 1 Wedi, ada 74 siswa. Mereka kami tugasi membuat karya ilmiah remaja, untuk nanti dipresentasikan. Kunjungan ke museum juga tugas tersebut untuk mengisi liburan, agar selama libur sekolah ini anak-anak tidak vakum,” jelas Darmaji, mendampingi ketua rombongan, Wagiyanti.

tsa

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…