Rabu, 22 Desember 2010 10:44 WIB Ekonomi Share :

Kredit bank naik Rp 7,22 triliun dalam sepekan

Jakarta–Bank Indonesia (BI) mencatat kredit perbankan selama pekan ketiga Desember 2010 mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Dalam sepekan terakhir kredit tumbuh Rp 7,22 triliun menjadi Rp 1.708,15 triliun

Demikian hasil Operasi Pasar Terbuka (OPT) Bank Indonesia yang disampaikan Kepala Biro Humas BI Difi Ahmad Johansyah di Jakarta, Rabu (22/12).

“Peningkatan tersebut bersumber dari kenaikan kredit rupiah senilai Rp 4,04 triliun dan kredit valas Rp 3,1 triliun,“ ujar Difi.

Dengan demikian, sepanjang 2010 kredit telah meningkat Rp 277,95 triliun atau senilai 19,43% dan secara year on year naik Rp 316,73 triliun atau tumbuh 22,76%.

Pada pekan laporan, Difi mengatakan, kredit rupiah naik pada semua kelompok bank dengan kenaikan yang cukup merata pada 4 kelompok bank yakni dibawah Rp 1 triliun. Kecuali, sambung Difi pada kelompok bank swasta yang naik Rp 2,28 triliun.

“Sementara itu, peningkatan kredit valas bersumber dari naiknya kredit pada 4 kelompok bank yakni bank Swasta, bank Asing, Campuran dan BPD yang cukup merata, tertinggi pada kelompok bank Asing senilai Rp 1,09 triliun,“ tambahnya.

Dalam denominasi valas, selama pekan laporan telah terjadi kenaikan kredit valas senilai US$ 360 juta.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
KISEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…